spot_img
Rabu, Juni 26, 2024
spot_img

PKS Menjelang Pilkada 2024, Membuka Peluang Koalisi hingga Berikrar di Depok

KNews.id – Jakarta ,  Menjelang Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024, Partai Keadilan Sejahtera atau PKS mempersiapkan calon-calon yang akan diusung guna memenangkan pemilihan di tiap daerah.

1. PKS dan Golkar Buka Pintu Koalisi

- Advertisement -

PKS dan Golkar sudah mulai membuka pintu koalisi pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024. “Kami tetap membutuhkan koalisi untuk mencalonkan calon gubernur dan calon wakil gubernur,” kata Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar di Jakarta.

2. PKS Depok Berikrar

- Advertisement -

Mohammad Idris bersama Dewan Pakar PKS Depok berikrar memenangkan Imam Budi Hartono sebagai kandidat calon Wali Kota Depok yang diusung untuk Pilkada 2024. Ikrar pemenangan Imam turut dibacakan dalam kegiatan atau agenda rutin Ngaji Politik Elegan (Ngapel) Dewan Pakar PKS Kota Depok di Kecamatan Tapos.

“PKS sudah memberikan SK bakal calon wali kota 2025-2030 kepada Pak Imam Budi Hartono dan itu yang kita lakukan, di antaranya juga pada hari ini sekalian konsolidasi dan deklarasi,” kata Idris.

- Advertisement -

3. Yakin Menang

Ketua DPD PKS Kota Depok Imam Budi Hartono mengaku tidak gentar meski kongsinya berhadapan enam partai. Imam mengungkapkan koalisi yang digalang PKS-Golkar sudah memiliki 400 ribu suara pada Pemilu 2024. PKS meraih 250 ribu suara.

Sebelumnya, pada Pemilu 2019 suara PKS 215 ribu suara dan bertambah dari 12 kursi menjadi 13 kursi. “Artinya suara PKS dari tahun ke tahun teruji seperti itu karena pemilih PKS itu setia. Nah, suara Golkar di tahun ini 150 ribu, kalau dijumlah Golkar dengan PKS sudah 400 ribu,” kata Imam setelah Program Nyentil Imam di salah satu resto Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, Depok.

4. Isyarat Koalisi

PKS belum mengeluarkan pernyataan resminya terkait akan bergabung atau tidak dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS, Sukamta menyebut saat ini PKS dan pihak Prabowo masih terus berkomunikasi dua arah untuk membahas proses yang masih berjalan.

Di sisi lain, wacana PKS merapat ke pemerintahan mendapat penolakan dari Partai Gelora. Diketahui, Gelora merupakan salah satu partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mendukung Prabowo-Gibran di pemilihan presiden dan wakil presiden atau Pilpres 2024.

“Kalau soal itu (penolakan Partai Gelora), urusan PKS kan dengan Pak Prabowo,” kata Sukamta.

(Zs/Tmp)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini