spot_img
Senin, Februari 23, 2026
spot_img
spot_img

Pernyataan Sikap MER-C Indonesia terhadap Serangan Militer Penjajah ke Rumah Sakit Indonesia

KNews.id – Pernyataan Sikap MER-C Indonesia terhadap Serangan Militer Penjajah ke Rumah Sakit Indonesia

https://www.mer-c.org/rs-indonesia/pernyataan-sikap-mer-c-indonesia-terhadap-serangan-militer-penjajah-ke-rumah-sakit-indonesia

- Advertisement -

1. Gaza Utara kembali mengalami penghancuran massal oleh penjajah sejak 7 Oktober 2024 dan tiga fasilitas Kesehatan Utama yaitu RS Indonesia, RS Al-Awda dan RS Kamal Adwan juga menjadi sasaran yang direncanakan;

2. Penjajah secara sistematis telah melakukan pengepungan selama 15 hari (sejak 4 Oktober 2024) sampai saat ini di RS Indonesia, sehingga semua pasokan bahan bakar, logistik medis, dan logistik dasar terhenti, menimbulkan kelaparan bagi staf dan pasien yang berlindung di dalam rumah sakit, dua pasien telah syahid;

- Advertisement -

3. Penjajah telah melakukan serangan militer ke dalam RS Indonesia pada tanggal 19 Oktober 2024, tanpa alasan pertempuran, setelah 15 hari memutus jalur logistik, merusak fasilitas kemanusiaan ini dengan dampak yang belum bisa kami estimasi;

4. Relawan medis MER-C dari Indonesia telah bertugas selama 2 bulan terakhir di dalam RS Indonesia untuk melakukan pertolongan medis khususnya kasus trauma kepada masyarakat terusir di Gaza Utara, semua relawan MER-C di utara telah dievakuasi ke Gaza Tengah, mereka menyaksikan bahwa selama ini Rumah Sakit Indonesia digunakan untuk kerja-kerja kemanusiaan medis;

5. Rumah Sakit Indonesia diinisiasi oleh MER-C tahun 2009, mulai dibangun 2011, didanai dari kumpulan donasi masyarakat Indonesia yang mendukung semangat “bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan”. Serah terima ke pemerintah Palestina tahun 2016. Rumah Sakit Indonesia telah menjadi fasilitas kesehatan utama di Gaza Utara, dan simbol harapan masyarakat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan. Pengembangan pelayanan terus dilakukan MER-C sampai pecah pembantaian dalam Jalur Gaza oleh penjajah tahun 2023;

6. Oleh karena itu, MER-C Indonesia menyatakan sikap :
Kejahatan kemanusiaan terencana dan berulang-ulang terhadap manusia dan fasilitas yang mendukung hak-hak dasar kemanusiaan oleh pihak Zionis Penjajah harus dihentikan, tidak ada argumen pendukung atau rasionalisasi apapun yang bisa diterima.

Jakarta, 20 Oktober 2024
Atas nama relawan MER-C INDONESIA

(FHD/NRS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini