“Dengan sinergi BRI bersama regulator hingga IKM, perseroan optimistis industri otomotif mampu menciptakan multiplier effect yang luas bagi UMKM serta mendorong pemulihan ekonomi Indonesia,” ungkap Sunarso.
Lebih lanjut, pembiayaan yang diberikan BRI kepada IKM ini menerapkan skema supply chain financing. Artinya, BRI menggelontorkan pembiayaan dengan dasar tagihan yang terakseptasi, sehingga diharapkan cashflow nasabah IKM lebih terjaga, disamping BRI terus mendukung dengan pemberian modal kerja dan juga Kredit Investasi sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Sunarso menambahkan bahwa BRI juga memiliki serangkaian inisiatif untuk mempertemukan pelaku UMKM di berbagai sektor dengan buyer dari berbagai negara. Salah satunya ada dalam BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Program tersebut menjadi upaya BRI mengantarkan pelaku UMKM go global melalui expo yang dihadiri buyers internasional.




