Menurut Damai, di era sekarang mirip Orla tetapi menggunakan cara yang lebih halus dengan memanfaatkan manipulasi konstitusi. “Contoh terbaru Perppu Cipta Kerja yang mengakangi Mahkamah Konstitusi (MK),” ungkap Damai.
Menurut Damai, hubungan kelompok Islam dan nasionalis makin tidak baik ketika PDIP berkuasa seperti terjadi di era Orde Lama. “Di era Soekarno, Natsir, Hamka, Syafruddin Prawiranegara dipenjara tanpa proses hukum. Di era sekarang banyak ulama, lawan politikk yang masuk penjara dengan tuduhan yang tidak mendasar,” papar Damai.
Kata Damai, Rezim ini tidak mau belajar dari sejarah masa lalu justru ingin membuka luka lama hubungan dengan kelompok Islam. “Satu kelompok diangkat, kelompok lainnya diinjak. Harusnya semua kelompok dirangkul,” jelas Damai. (Ach)




