Menurut Smith, jika kembali ke UUD 45 asli justru membuka peluang lebih besar pada peran oligarki. Dan tidak juga menjamin GBHN yang disusun MPR bebas dari campur tangan oligarki dan melahirkan pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.
“Sebaliknya, presiden sebagai mandataris MPR akan menjadi kendala bagi lahirnya pemimpin yang visioner dan berpikir out of the box seperti Anies. Akhirnya, bangsa ini selamanya hanya melahirkan pemerintahan yang tidak efektif dan korup,” tegas Smith. (Ade/SN)




