KNews.id – Jakarta – Kabar yang bikin publik gemas akhirnya dapat titik terang. Pengadilan Agama (PA) Bandung resmi mengonfirmasi bahwa gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, terhadap suaminya, mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sudah tercatat dan masuk tahap persidangan. Yup, ini bukan lagi gosip!
“Beneran udah masuk dan akan segera disidangkan,” tegas Panitera PA Bandung, Dede Supriadi, saat dikonfirmasi di Bandung, Senin. Ini jadi statement resmi pertama yang nutup semua spekulasi.
Menurut Dede, gugatan ini didaftarkan oleh tim kuasa hukum Atalia. Sidang perdana udah diagendakan buat digelar dalam waktu dekat, bahkan dikabarkan bakal terjadi di pekan ini. Tapi, pihak pengadilan masih tutup mulut soal detail materi gugatan dan nomor perkara yang terdaftar.
“Nomor perkaranya saya lupa, yang jelas proses udah jalan dan sidang pertama segera,” ujar Dede lagi.
Beliau juga ngejamin kalau proses hukum ini bakal dijalanin secara profesional dan tertutup, sesuai aturan yang berlaku buat melindungi privasi kedua belah pihak.
Soal Clue? Ada Isu “Pisah Rumah” dan Beragam Problem Sejak Lama
Nah, buat yang penasaran latar belakangnya, kabarnya Atalia udah ngajuin gugatan ini sejak pekan lalu. Dari beberapa sumber dekat, disebutin kalau hubungan mereka udah renggang dengan indikasi pisah rumah sejak Juni lalu.
Banyak isu yang udah beredar sebelumnya, mulai dari gosip seputar hubungan Ridwan Kamil dengan pihak ketiga, sampai seretan kasus korupsi BJB yang pernah menyebut nama Kang Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil).
Meski begitu, semua isu itu belum ada konfirmasi resmi dan belum tentu jadi alasan utama gugatan.
Sampai detik ini, baik Atalia Praratya maupun Ridwan Kamil masih belum kasih pernyataan resmi apapun ke publik soal alasan pasti di balik pengajuan cerai ini. Semua mata sekarang tertuju ke jadwal sidang perdana di PA Bandung.
Kita tunggu aja perkembangan resminya, dan yang paling penting: stop nyebarin rumor tanpa sumber jelas! Patuhi juga etika dengan gak jadi bocah kepo yang berusaha nyari-nyari info detail sidang yang emang seharusnya privat. Respect their privacy.




