spot_img
Jumat, Juli 19, 2024
spot_img

Niat, Tata Cara, Keutamaan Puasa Tarwiyah: Hapus Dosa Setahun Hanya dalam Satu Hari

KNews.id – Jakarta Apa itu Puasa Tarwiyah? Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sehari sebelum Puasa Arafah. Di tahun ini, 8 Dzulhijjah jatuh pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Dinamakan Tarwiyah karena pada hari itu jemaah haji mengambil air (tarwiya) di Mina untuk persiapan wukuf di Arafah.

- Advertisement -
1. Keutamaan Puasa Tarwiyah

Keutamaan Puasa Tarwiyah adalah menghapus dosa setahun yang lalu, seperti yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Selain itu, puasa Tarwiyah juga menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Niat Puasa Tarwiyah

Niat Puasa Tarwiyah adalah Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i tarwiyatan sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ تَرْوِيَةً سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Aku berniat puasa sunnah Tarwiyah esok hari karena Allah Ta‘ala.

- Advertisement -

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta‘ala.

Artinya : Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.

3. Tata Cara Puasa Tarwiyah

  • Membaca niat puasa Tarwiyah pada malam hari atau sebelum terbit fajar.
  • Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar (sahur) hingga terbenam matahari (berbuka).
  • Memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa.
  • Berbuka puasa dengan makanan yang halal dan bergizi setelah matahari terbenam.

4. Hukum Puasa Tarwiyah

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) Jombang, Muhammad Fadhil SpD I MPd menjelaskan bahwa Puasa Tarwiyah tidak wajib, tapi sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, seperti dikutip dari situs unwaha.ac.id

Bagi yang melaksanakan ibadah haji, tidak disunnahkan untuk berpuasa Tarwiyah dan Arafah agar memiliki tenaga yang cukup untuk melaksanakan rangkaian ibadah haji.

Apa Perbedaan Puasa Tarwiyah dengan Puasa Arafah?

Kenali apa saja yang membedakan puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

1. Tanggal Pelaksanaan

  • Puasa Tarwiyah: Dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah yang pada tahun ini jatuh di tanggal 15 Juni 2024.
  • Puasa Arafah: Dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, sehari setelah Puasa Tarwiyah, atau Minggu, 16 Juni 2024.

2. Latar Belakang dan Nama

  • Puasa Tarwiyah: Dinamakan ‘Tarwiyah’ karena pada hari ini, jemaah Haji di masa lalu mengambil air (tarwiya) di Mina untuk persiapan wukuf di Arafah.
  • Puasa Arafah: Dinamakan ‘Arafah’ karena bertepatan dengan hari wukuf di Arafah, di mana jemaah haji berkumpul di Padang Arafah.

3. Keutamaan dan Pahala

  • Puasa Tarwiyah: Memiliki keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu, sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
  • Puasa Arafah: Memiliki keutamaan menghapus dosa dua tahun, yaitu setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar, seperti dikutip dari NU Online pada Minggu, 16 Juni 2024.

Keutamaan Puasa Arafah bagi Muslim yang Mengerjakannya

Hari Arafah adalah salah satu hari yang paling mulia dalam kalender Islam. Doa-doa yang dipanjatkan pada hari ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

“Tidak ada hari yang lebih banyak Allah membebaskan hamba-Nya dari api neraka melainkan hari ‘Arafah’ (HR. Muslim).”Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari ‘Arafah’ (HR. Tirmidzi).⠀

Berikut daftar keutamaan puasa Arafah yang dikerjakan pada tanggal 9 Dzulhijjah yang di tahun ini jatuh pada Minggu, 16 Juni 2024, seperti dikutip dari NU Online:

  1. Puasa Arafah memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa-dosa. Rasulullah SAW bersabda: “Puasa Arafah (9 Dzulhijah) bisa menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR Muslim dalam Shahih Muslim).
  2. Ini berarti, dengan berpuasa pada hari Arafah, seorang Muslim bisa mendapatkan pengampunan atas dosa-dosa kecil yang telah dilakukan selama dua tahun, setahun yang lalu, dan setahun yang akan datang.
  3. Bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, puasa Arafah adalah kesempatan untuk meraih pahala dan berkah yang mirip dengan pahala dan berkah yang diperoleh jemaah haji di Arafah.
  4. Puasa Arafah adalah momen untuk refleksi dan memperkuat ketakwaan. Umat Muslim di seluruh dunia berpuasa untuk merasakan solidaritas dengan jemaah haji yang sedang wukuf di Padang Arafah, merenungkan kehidupan, dan memperbaiki diri.

(Zs/Lptn6)

Berita Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini