KNews.id- Menteri Perdagangan M Luthfi terlihat tidak mempunyai argumentasi yang masuk akal dengan menyebut babi di China menyebabkan kedelai impor Indonesia mahal.
“Mentri Perdagangan asal mangap 😄🤣 Ngeles kok ngasal 😄😄,” kata ekonom senior Rizal Ramli di akun Twitter-nya @RamliRizal, Ahad (20/2).
Rizal Ramli mengatakan seperti itu mengomentari kompas.com berjudul “Kata Mendag, Miliaran Babi di China Bikin Kedelai Impor RI Jadi Mahal.
”Sebelumnya, M Luthfi mengatakan, lima miliar babi di China menggunakan pakan kedelai. “Di China itu, awalnya peternakan babi di sana tidak makan kedelai, tapi sekarang makan kedelai. Apalagi baru-baru ini ada lima miliar babi di peternakan Cina itu makan kedelai,” katanya.
Dikutip dari the Pig Site, kedelai berjangka China melonjak ke rekor tertinggi minggu ini di tengah kekhawatiran tentang skala panen kedelai Amerika Selatan yang dilanda kekeringan dan pengetatan pasokan makanan di pasar domestik.
Kenaikan harga kedelai, bahan protein utama dalam pakan ternak, dapat mengangkat biaya produksi bagi peternak babi China yang sudah berjuang dengan kerugian besar, dan mungkin mendorong beberapa untuk keluar dari pasar, menurut para pedagang dan analis. (Ade/SN)





