spot_img
Jumat, Maret 13, 2026
spot_img
spot_img

Mensos Dalami Kemungkinan Rekening Penerima Bansos Main Judol Digunakan Orang Lain

KNews.id – Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersuara soal penerima bantuan sosial (bansos) yang rekeningnya ditengarai bermain judi online (judol). Hasil temuan sementara oleh Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), diketahui ada 571 ribu dari mereka yang terindikasi dan statusnya sudah diblokir.

“Jumlah 500 ribu lebih itu sedang diasesmen, PPATK telah memblokir terhadap sekian rekening yang diduga bermain judol tersebut,” kata pria karib disapa Gus Ipul saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial Jakarta, Kamis (10/7/2025).

- Advertisement -

Saat mengetahui temuan PPATK, pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PBNU itu mengaku kaget. Dia terkejut bagaimana bisa rekening penerima bansos justru terlibat judol.  “Ini menarik buat kami, ini kaget juga, terkejut juga, kita terus mendalami ini karena baru dari satu bank himbara ini dan khusus baru di tahun 2024,” ungkap dia.

Bansos Harus Tepat Sasaran

- Advertisement -

Gus Ipul pun belum mau berspekulasi lebih jauh. Dia meminta kepada jajaran untuk memeriksa langsung ke para penerima bansos apakah benar mereka yang menggunakan rekeningnya untuk judol atau justru ada sengaja memanfaatkan rekeningnya.

“Kita belum bisa berspekulasi, apakah rekeningnya digunakan orang lain? (atau) apa memang penerima manfaat itu yang menggunakannya? kita akan coba dalami, kita evaluasi,” jelas Gus Ipul. Gus Ipul berjanji, pada pekan depan akan ada informasi lebih detail dari hasil penelusuran tim Kemensos bersama PPATK.

“Minggu depan mungkin dengan hasil yang lebih lengkap. Ini cukup menegangkan, kita akan terus mengikuti arahan presiden agar bansos ke depan ini judulnya itu bansos tepat sasaran,” Gus Ipul menandasi.

(FHD/Lpt6)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini