spot_img
Selasa, Januari 27, 2026
spot_img
spot_img

Menko Muhaimin Tegaskan Bahan Baku MBG Tak Boleh Impor: Supaya Ekosistem Ekonomi Tumbuh

KNews.id – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak boleh menggunakan bahan atau barang impor. Muhaimin menyebut kebijakan ini demi menunjang ekonomi masyarakat.

Muhaimin mengaku telah meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menggunakan bahan baku dan peralatan dapur produksi lokal. Muhaimin ingin program MBG turut memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.

- Advertisement -

“Sebagai pengawas BGN, saya minta BGN tak ada satu barang pun yang impor, baik bahan pangan maupun peralatan dapur MBG,” kata Muhaimin dalam kunjungan ke Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/11/2025).

“Semua harus mengandalkan produksi dalam negeri.”

- Advertisement -

Lebih lanjut, Ketua Umum PKB itu menyebut MBG telah memberikan 1,4 milyar porsi makanan untuk 36,7 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Menurutnya, terdapat 12.508 SPPG yang terlibat selama tahun pelaksanaan MBG.

Muhaimin mengatakan ke depannya MBG diupayakan untuk membeli bahan baku dan barang dari UMKM serta koperasi. Muhaimin menyebut hal ini sesuai dengan keinginan Presiden RI Prabowo Subianto agar MBG turut menunjang pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jadi supaya ekosistem ekonomi tumbuh, tahap kedua nanti kalau sudah mulai stabil jangan lagi menggunakan barang-barang di luar UMKM dan koperasi,” kata Muhaimin dikutip laporan tim liputan Kompas TV.

Adapun BGN sendiri menargerkan MBG dapat menyasar 82,9 juta penerima manfaat per akhir tahun 2025. Kepala BGN Dadan Hindayana mengaku optimistis bisa mencapai target tersebut.

Menurut Dadan, dalam kurun dua bulan akhir tahun 2025, BGN menargetkan 200 SPPG bari per hari sehingga bisa menambah sasaran penerima manfaat.

“Ya, kita usahakan, karena seperti diketahui, kita bisa menghasilkan SPPG baru setiap hari sekitar 200, dan itu berpotensi melayani 600.000 penerima manfaat setiap hari,” kata Dadan Hindayana pada 30 Oktober 2025.

- Advertisement -

(FHD/Kmp)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini