spot_img
Jumat, Juli 19, 2024
spot_img

Menhan Prabowo Tanggapi Soal Dua KRI yang Dijual

KNews – Menhan Prabowo tanggapi soal dua KRI yang dijual. Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menanggapi terkait dijualnya dua KRI milik TNI Angkatan Laut (AL), yakni KRI Teluk Penyu 513 dan KRI Teluk Mandar 514.

Prabowo mengaku bahwa pemerintahan Joko Widodo dan DPR RI memberi dukungan politik yang luar biasa penuh penguatan TNI, termasuk AL, dalam hal pengadaan alutsista.

- Advertisement -

“Insya Allah dalam waktu yang bisa kelihatan, bahwa TNI akan menjadi sangat kuat di Asia Tenggara. Angkatan Laut kita akan kembali jaya di samudera,” kata Prabowo dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, pada Kamis, 27 Januari 2022.

Terkait rencananya ke depan, Menhan Prabowo sendiri telah melaporkan kepada Presiden Jokowi dan sejumlah menteri terkait.

Pihaknya memastikan, pasca dijualnya dua KRI milik TNI AL, kedepannya negara juga bakal membeli 50 kapal perang siap tempur.

“Saya telah laporkan ke Presiden, ke Kabinet, bahwa dalam 24 bulan, kita akan punya, mungkin sampai dengan 50 kapal perang yang siap tempur,” ujarnya.

- Advertisement -

Menhan Prabowo lantas menuturkan, sudah menjadi prosedur bahwa aset-aset alutsista jangan sampai berusia tua.

Sementara itu, KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar saat ini sudah berusia 43 tahun. Menurutnya, penjualan aset-aset yang sudah uzur semacam itu merupakan hal yang alamiah Prabowo mengatakan, kapal-kapal yang bisa dirawat tentu akan dioperasikan.

Namun, kapal-kapal yang tak memungkinkan buat dipelihara, tidak bisa diperbaiki, dilaporkan apa adanya. Menurutnya, mengganti kapal yang sudah usang dengan kapal anyar justru baik untuk penguatan TNI.

“Kami sudah siapkan penggantinya. Tadi KSAL sudah katakan, yang dihapus atau yang akan kita, katakanlah, keluarkan dari daftar aktif, dilelang dan sebagainya, sudah ada penggantinya,” jelas Prabowo.

“Insya Allah kami perkuat. Komisi I mendukung, Presiden apalagi, memberi perhatian besar. Dalam beberapa bulan ke depan saya kira kita akan merasa lebih bangga memiliki TNI yang tangguh dan Angkatan Laut kita jaya kembali di lautan kita,” sambungnya.

Sebagaimana diketahui penjualan KRI Teluk Penyu dan KRI Teluk Mandar telah disetujui Komisi I DPR RI dalam rapat kerja, pada Kamis, 27 Januari 2022.

Adapun dua kapal pabrikan Korea Selatan yang masing-masing dibeli seharga Rp 121-122 miliar itu memiliki taksiran harga jual yang berbeda.

Menurut catatan Prabowo, taksiran harga limit untuk penjualan KRI Teluk Penyu sebesar Rp 4,91 miliar, sedangkan KRI Teluk Mandar sebesar Rp 695 juta. (RKZ/hops)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini