KNews.id – Jakarta, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memberikan tanggapan terkait larangan study tour yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menurut Dadang, kegiatan study tour seharusnya tidak dipolitisasi dan perlu dilihat dari manfaatnya bagi siswa. Kegiatan ini harus disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan sebaiknya tidak berlebihan.
“Kegiatan study tour bagi saya tidak usah terlalu dipolitisin atau apa pun. Tapi yang jelas, disesuaikan dengan kebutuhan sekolah,” kata Dadang saat ditemui di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/7/2025).
“Nah, selama orangtuanya sepakat dan ada manfaat dalam konteks pengalaman karena study tour itu bukan hanya kita hiburan ya, tetapi ada manfaat apa perbedaan di antara daerah terutama dalam hal edukasi sejarah,” ujar Dadang.
Study Tour Bukan Sekadar HiburanÂ
Dadang menjelaskan bahwa study tour memiliki tujuan yang lebih dari sekadar hiburan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperluas wawasan mereka, terutama dalam hal pemahaman sejarah dan budaya yang bisa mengembangkan pemikiran mereka.
“Jadi study tour bukan hanya hiburan, tetapi ada manfaatnya, seperti melihat perbedaan antar daerah, terutama dalam hal edukasi sejarah,” tambah Dadang. Selain itu, Dadang juga menyebutkan bahwa kegiatan study tour seringkali meninggalkan kenangan yang mendalam dalam memori siswa.
Ia menyarankan agar kegiatan tersebut tidak hanya sekadar bersenang-senang, tetapi juga memberikan edukasi yang berharga, seperti mengunjungi tempat bersejarah. “Misalnya ke Monas atau situs sejarah kemerdekaan dan kerajaan masa lalu. Ini penting sebagai edukasi,” jelasnya.
Larangan Study Tour PerluÂ
Dibarengi Solusi Meskipun Dedi Mulyadi melarang kegiatan study tour, Dadang menilai bahwa kebijakan tersebut harus disertai dengan solusi konkret.
Ia berpendapat bahwa jika larangan diberikan, maka harus ada alternatif kegiatan lain yang dapat menggantikan kegiatan tersebut, agar pelaksanaan pendidikan tetap optimal. “Lebih terarah saja kegiatannya. Jadi, jangan sampai kita melarang tapi tidak ada solusi,” ujarnya.
Dedi Mulyadi: Pendidikan Harus Bebas dari Eksploitasi SiswaÂ
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi keputusan beberapa bupati dan wali kota yang kembali mengizinkan sekolah menggelar kegiatan study tour, meskipun dengan catatan.





