BRI selalu berupaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, Sunarso mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki 4 strategi kunci untuk mempertahankan kinerjanya. Pertama, ada kejelasan sumber pertumbuhan baru melalui Holding Ultra Mikro. Kedua, BRI harus memiliki kecukupan modal.
Saat ini perseroan memiliki kecukupan modal yang sangat baik, dimana Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI mencapai 24%, persentase tersebut sangat kuat mengingat untuk mencapai minimum requirement yang comply dengan Basel III hanya dibutuhkan 17,5%. Ketiga, BRI harus memiliki kecukupan likuiditas.
Adapun Loan to Deposit Ratio (LDR) BRI baru 88,92%. Oleh sebab itu perseroan berkomitmen terus mendorong pertumbuhan kredit supaya LDR mencapai level optimal di sekitar 90%-92%. Keempat, adalah kualitas dari pertumbuhan itu sendiri.




