“Tentunya dengan kualitas pembiayaan yang terus membaik akan menambah pendapatan dan laba bersih BTN Syariah ke depannya,” sebutnya.
Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) BTN Syariah juga tercatat ikut naik 18,38% yoy menjadi Rp 34,64 triliun pada akhir 2022. Dengan kenaikan tersebut, aset BTN Syariah naik 18,18% yoy menjadi Rp 45,33 triliun per 31 Desember 2022. (Ach/Ktn)




