spot_img
Senin, Juli 15, 2024
spot_img

Kontingen Indonesia Siap Dilepas Oleh Jokowi Menjelang Olimpiade Paris 2024

KNews.id – Jakarta – Tim Indonesia memasuki fase akhir persiapan menjelang Olimpiade Paris 2024. Kontingen Merah Putih rencananya akan dilepas Presiden Jokowi pada 10 Juli 2024. Hal itu disampaikan Ketua Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, di sela peresmian kerja sama dengan Aice sebagai worldwide olympic partner di Jakarta.

“Kami sudah memasuki fase akhir persiapan. Fase akhir ini memang sangat krusial karena kami harus memastikan semua atlet dan ofisial yang akan berangkat dalam keadaan sehat,” katanya. Pria yang akrab disapa Okto itu juga mengatakan bahwa tim Indonesia rencananya bakal dilepas oleh Presiden Joko Widodo pada 10 Juli 2024.

- Advertisement -

“Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan, tim Indonesia akan dilepas secara resmi oleh Bapak Presiden tanggal 10 Juli dan kami masih menunggu konfirmasinya,” ujarnya. Setelah itu, pada hari-hari selanjutnya sampai tanggal 22 Juli,” kata Okto. “Pada tanggal 22 Juli, kami akan masuk ke athlete village dan setelah itu tanggal 26 Juli kami akan mengikuti pembukaan Olimpiade Paris 2024,” ungkapnya.

Indonesia sudah meloloskan 29 atlet dari 12 cabang olahraga (cabor), yaitu angkat besi, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, dayung, judo, menembak, panahan, panjat tebing, renang, selancar ombak, dan senam artistik. Raja Sapta Oktohari mengatakan parade atlet saat pembukaan Olimpiade Paris 2024 juga tak seperti biasanya.

Pada umumnya, para atlet akan mengitari stadion saat diperkenalkan oleh tuan rumah dengan membawa bendera negara masing-masing. Okto menjelaskan, konsep defile atlet Olimpiade Paris 2024 bakal berlangsung di atas kapal. “Dalam waktu dekat, akan kami pastikan karena konsep defilenya berubah. Ini untuk pertama kali, tidak dilakukan seperti biasanya,” ujar Okto.

“Makanya, saya selalu bilang bahwa Olimpiade Paris akan banyak sekali kejutan. Baik di sana, di kita, maupun kejutan hasil yang mudah-mudahan menjadi kejutan,” katanya.  “Biasanya defile berjalan berputar, tetapi kali ini akan dilakukan di atas kapal, di atas sungai. Ini yang akan mengubah konsep dari persiapan para atlet kita yang biasanya melakukan defile dengan pola yang sama,” ujar Okto.

- Advertisement -

(NS/Kmps)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini