spot_img

Komdigi Gencarkan Pemberantasan Judi Online, Mantan Pemain Rasakan Dampak Pemblokiran Situs

KNews.id – Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital terus memperkuat upaya pemberantasan judi online melalui pemblokiran situs dan takedown konten yang terindikasi judol. Langkah ini mulai dirasakan masyarakat, salah satunya bagi seorang mantan pemain judol yang mengaku pembatasan akses menjadi salah satu faktor yang membantu dirinya berhenti bermain.

Promosi judi online sempat marak di media sosial. Tak jarang, iming-iming keuntungan besar membuat orang tergiur untuk mencoba. Namun, di balik itu, tersembunyi jerat yang bisa menghancurkan kehidupan. Uang dan barang berharga melayang, kecanduan pun berujung pada tekanan psikologis yang tak mudah dipulihkan.

- Advertisement -

Cia adalah salah satu yang merasakan pahitnya jerat judi online. Bermula dari media sosial dan lingkungan rumah tangga, ia terjebak dalam permainan yang membawa lebih banyak kerugian daripada keuntungan. Judi online bukan hanya merenggut uang dan barang berharga milik Cia, tetapi juga merusak kehidupan pribadi hingga kondisi psikologisnya terguncang dan harus menjalani terapi

Namun, ia bersyukur pembatasan dari Komdigi membantunya berhenti dari judi online.Upaya Komdigi memberantas judi online dengan pemblokiran situs menuai respons positif. Sejumlah warga menilai iklan dan konten judi online di media sosial kini lebih jarang ditemukan, meski masih ada celah yang perlu dibenahi.

- Advertisement -

(RD/KMP)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini