KNews.id – Jakarta – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menerima pejabat nomor empat China, Wang Huning, di Pyongyang pada Kamis (16/7/2026). Dalam pertemuan itu, Kim menegaskan komitmennya untuk semakin mempererat hubungan kedua negara.
Wang merupakan anggota Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kontak tingkat tinggi antara Beijing dan Pyongyang setelah Presiden China Xi Jinping berkunjung ke Korea Utara pada Juni. Lawatan itu merupakan kunjungan pertama Xi ke negara tersebut dalam tujuh tahun.
Mengutip laporan Al Jazeera, rangkaian pertemuan itu dipandang sebagai upaya China untuk mempertahankan pengaruhnya terhadap Korea Utara, sekutu lamanya, di tengah semakin eratnya hubungan Pyongyang dengan Moskow.
Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara memang semakin dekat dengan Rusia. Kedua negara antara lain menandatangani perjanjian pertahanan strategis yang kemudian diikuti pengerahan ribuan tentara Korea Utara untuk bertempur bersama Rusia dalam perang di Ukraina.
Meski demikian, China tetap menjadi mitra ekonomi terbesar Korea Utara. Menurut laporan kantor berita pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), Kim dan Wang sepakat menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang dicapai China dan Korea Utara selama kunjungan Xi.
Dalam pertemuan puncak itu, Xi dan Kim menetapkan “cetak biru berjangkauan luas” untuk memperkuat hubungan kedua negara, yang digambarkan media pemerintah Korea Utara sebagai hubungan “paling kokoh dan strategis”.
Menurut media pemerintah China, Xi juga mendorong peningkatan kerja sama dengan Korea Utara di bidang diplomasi, penegakan hukum, dan militer.
Dalam pertemuannya dengan Wang, Kim mengatakan bahwa memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah lama terjalin merupakan kebijakan teguh kedua negara. Sementara itu, Wang menegaskan bahwa “dukungan teguh China terhadap perjuangan sosialisme Korea di bawah kepemimpinan Kamerad Sekretaris Jenderal Kim Jong Un tidak akan pernah berubah”.
Selama berada di Korea Utara, delegasi China mengunjungi kompleks peringatan bagi tentara China yang gugur dalam Perang Korea. Delegasi China turut mendatangi sekolah pelatihan kader Partai Buruh Korea serta mausoleum tempat jenazah Kim Il Sung dan Kim Jong Il disemayamkan.





