Ki Surau mengatakan, HRS hanya mempunyai kekuatan doa ketika dizalimi dan diolok-olok orang yang membencinya termasuk Nikita Mirzani.
“Dan efek Mubahalah HRS ini sudah terbukti. Kasus KM 50 yang ditutup-tutupi mulai terbuka dalangnya,” paparnya.
- Advertisement -
Para pembenci HRS, kata Ki Surau tidak akan percaya mubahalah yang dilakukan pendiri FPI.
“Namun banyak saksi yang memperlihatkan kekuatan HRS terutama saat mendapat gas air mata ketika melakukan demo terhadap Ahok. Saat itu banyak ulama, kiai dan ustadz yang tumbang. Namun HRS masih tetap berada di mobil komando sambil membaca doa dan wirid,” jelas Ki Surau.




