spot_img
Sabtu, Januari 24, 2026
spot_img
spot_img

Ketegangan AS–Iran Memanas, China Desak Perdamaian dan Penyelesaian Lewat Dialog

KNews.id – Jakarta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun buka suara soal Amerika Serikat (AS) yang mengerahkan armada tempur besar-besaran ke Iran.

“China berharap Iran dapat mempertahankan stabilitas nasional dan agar semua pihak menghargai perdamaian, menahan diri, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog,” kata Guo Jiakun dalam konferensi pers pada Jumat (23/1), dikutip dari laman Kedubes Tiongkok untuk Indonesia.

- Advertisement -

Pernyataan tersebut menjawab permintaan komentar dari AFP terkait pernyataan Presiden AS Donald Trump soal pengiriman armada besar ke arah Iran. Pengerahan armada tersebut terjadi setelah beberapa hari terjadi perdebatan keras antara Washington dan Teheran.

Dalam pernyataan di Air Force One pada Kamis (22/1), Trump berujar armada perang Washington saat ini sedang dalam perjalanan menuju Timur Tengah.

- Advertisement -

“Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah sana, untuk berjaga-jaga. Saya lebih suka jika tidak terjadi apa pun. Tapi kami tetap mengawasi mereka dengan sangat cermat,” kata Trump usai kembali dari World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, seperti dikutip Reuters.

Kapal-kapal perang AS mulai bergerak dari kawasan Asia-Pasifik ke Timur Tengah sejak pekan lalu. Pergerakan ini terjadi menyusul ketegangan antara AS dan Iran imbas demo berdarah di Teheran yang menewaskan lebih dari 3.000 orang, menurut klaim pemerintah Iran.

Trump telah mengancam akan mengintervensi, termasuk secara militer, jika Iran menyakiti para pendemo. Iran sementara itu menyatakan bakal meluncurkan serangan antisipasi apabila AS-Israel ikut campur.

Kendati demikian, tak lama setelah melontarkan ancaman, Trump mengatakan ada perkembangan baik dari Iran. Ia berujar Iran batal mengeksekusi lebih dari 800 tahanan setelah ia mengultimatum akan menyerang Teheran “lebih keras” dari sebelumnya.

Para pejabat AS pada kesempatan terpisah mengatakan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln dan beberapa kapal perusak berpeluru kendali akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Seorang pejabat juga mengatakan sistem pertahanan udara tambahan saat ini juga tengah dipertimbangkan di kawasan tersebut.

- Advertisement -

Dalam pernyataan yang berbeda, Trump mengatakan armada AS kemungkinan tidak perlu digunakan mengingat situasi di Iran yang sudah mulai terkendali. Namun, ia menegaskan Washington masih memantau ketat setiap perkembangan di Teheran, termasuk mengenai program nuklir Iran.

(NS/CNN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini