KNews.id – Jakarta – Area bawah mata menjadi salah satu bagian wajah yang paling cepat menunjukkan tanda penuaan. Garis halus, kerutan, hingga kulit yang tampak kendur dapat muncul lebih awal dibandingkan area wajah lainnya karena kulit di sekitar mata lebih tipis dan sensitif.
Dokter kulit Azadeh Shirazi menjelaskan, penurunan kolagen dan elastin sebenarnya sudah mulai terjadi sejak usia 20-an tahun.
“Kulit di bawah mata lebih tipis dibandingkan area wajah lainnya dan lebih rentan terhadap faktor eksternal yang mempercepat tanda-tanda penuaan,” kata Shirazi, seperti disadur InStyle, Jumat (19/6/2026).
Meski kerutan merupakan bagian alami dari proses bertambahnya usia, ada beberapa cara yang dapat membantu menyamarkan tampilannya. Adapun 5 cara mengurangi kerutan di area mata menurut para ahli perawatan kulit.
5 Cara efektif untuk menghilangkan kerutan di area mata
1. Gunakan retinol
Retinol merupakan turunan vitamin A yang dikenal sebagai salah satu bahan anti-penuaan paling efektif. Kandungan ini bekerja dengan merangsang produksi kolagen sehingga kulit tampak lebih kenyal dan halus.
Ahli estetika Renée Rouleau menjelaskan, kerutan di bawah mata umumnya dipicu oleh melemahnya serat kolagen dan elastisitas kulit akibat paparan sinar matahari, ekspresi wajah berulang, serta proses penuaan alami. Shirazi menambahkan, penggunaan retinol secara konsisten dapat memberikan perubahan yang signifikan.
“Perbaikannya cukup mengesankan hanya dengan penggunaan retinol secara rutin di area bawah mata selama lebih dari satu tahun,” ujarnya.
2. Lakukan eksfoliasi lembut
Penumpukan sel kulit mati di bawah mata dapat membuat produk perawatan kulit sulit menyerap secara optimal. Maka dari itu, eksfoliasi ringan menjadi langkah yang dapat membantu memperhalus tekstur kulit. Rouleau menyarankan penggunaan produk dengan eksfolian kimia yang lembut dibandingkan scrub fisik yang berisiko mengiritasi kulit tipis di area mata.
Menurutnya, eksfoliasi yang dikombinasikan dengan hidrasi mampu menciptakan tampilan kulit yang lebih halus.
“Eksfoliasi lembut dan penambahan kelembapan pada area bawah mata membantu menciptakan tampilan kulit yang lebih rata dan halus,” kata Rouleau. Selain produk harian, tindakan profesional seperti chemical peeling juga dapat membantu mengurangi garis-garis halus.
3. Jaga kelembapan kulit
Kulit yang terhidrasi dengan baik biasanya terlihat lebih penuh sehingga kerutan menjadi tidak terlalu menonjol. Karena itu, serum yang mengandung hyaluronic acid sering direkomendasikan untuk area mata. Dokter kulit Brendan Camp mengatakan, kandungan tersebut membantu menarik dan mempertahankan air di dalam kulit.
“Serum dengan hyaluronic acid membantu menambah kelembapan kulit. Saat area sekitar mata terhidrasi, kulit akan tampak lebih berisi sehingga kerutan terlihat lebih samar,” jelas Camp.
Penggunaan rutin produk pelembap juga membantu menjaga lapisan pelindung kulit agar tetap sehat.
4. Pertimbangkan prosedur microneedling
Bagi yang ingin mendapatkan hasil lebih optimal, microneedling dapat menjadi pilihan. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan jarum-jarum sangat kecil untuk merangsang produksi kolagen baru.
Shirazi menjelaskan, microneedling bekerja dengan menciptakan ribuan tusukan mikro pada kulit sehingga proses regenerasi berlangsung lebih aktif. Hasilnya, tekstur kulit menjadi lebih halus dan tampilan garis halus di bawah mata dapat berkurang secara bertahap.
5. Konsultasikan filler atau botox
Pada kerutan yang sudah cukup dalam, perawatan topikal mungkin tidak lagi memberikan hasil maksimal. Dalam kondisi tersebut, dokter kulit dapat merekomendasikan tindakan seperti filler atau botox.
Menurut Shirazi, filler berbahan hyaluronic acid dapat membantu mengangkat area bawah mata yang tampak cekung sekaligus menyamarkan lipatan kulit.
Sementara itu, Camp menyebutkan, botox bekerja dengan mengurangi kontraksi otot tertentu yang menyebabkan munculnya kerutan dinamis, seperti garis di sudut mata saat tersenyum.
Meski demikian, prosedur ini sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter kulit agar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing individu.





