Romi Hariyanto mengungkapkan dalam sambutannya perihal ketidakpercaayaan pada SKK Migas dan PT PetroChina.
“Saya anggap PetroChina hanya perusahaan yang merampok sumber daya alam di kabupaten Tanjung Jabung. Jadi saya bilang PetroChina hanya merampok. Apa komitmen yang dibangun PetroChina dan masyarakat dan pemda dak pernah jalan dan selalu dilindungi SKK Migas. Saya anggap SKK Migas hanya jadi centeng, jika saya ada kewenangan maka saya usir PetroChina dan bubarkan SKK Migas,” ujar bupati dalam sambutannya.
Bupati pun mengungkapkan jika bukan berarti perusahaan tersebut tidak pernah memberikan perhatian pada masyarakat.
“Tapi tidak sebanding, apa sumber daya alam yang diambil dengan apa yang diberikan kepada masyarakat. Itu real pak, boleh tanya dengan masyarakat. Saya bicara bukan atas nama pribadi, namun kepentingan masyarakat, kepentingan daerah, kepentingan negara. Terlalu banyak kebohongan. Apakah PT PetroChina ialah negara dalam negara. Oleh karena itu sudah saya putuskan, saya sudah tidak mau berurusan dengan PetroChina, sudah saya keluarkan perusahaan tersebut dari forum CSR,” tegasnya.




