spot_img

Kenapa Sumur Zamzam Tak Pernah Habis Meski Jutaan Jemaah Meminumnya?

KNews.id – Jakarta – Air Zamzam merupakan salah satu keajaiban yang terus mengundang kekaguman umat Islam di seluruh dunia. Sumur yang terletak di kawasan Masjidil Haram ini telah mengalir selama ribuan tahun dan tetap menjadi sumber utama air minum bagi jutaan jemaah haji dan umrah.
Yang menarik, air Zamzam bisa diambil hingga sekitar 660 liter per menit. Namun, meski diambil dalam jumlah besar setiap hari, airnya tidak pernah kering.

Dikutip dari buku Sehat dengan Air Ala Rasulullah karya Muhammad Sawardi, air Zamzam dalam bahasa Arab artinya melimpah ruah. Air Zamzam ini merupakan air yang dianggap mempunyai banyak keistimewaan.

- Advertisement -

Sumur Zamzam memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan kisah keluarga Nabi Ibrahim. Menurut riwayat, air ini pertama kali muncul sebagai pertolongan Allah SWT kepada Siti Hajar dan putranya, Nabi Ismail, ketika berada di padang tandus di wilayah Makkah.

Saat itu, Siti Hajar berlari-lari antara bukit Shafa dan Marwah untuk mencari air. Hingga akhirnya, air Zamzam memancar dari tanah sebagai mukjizat yang terus mengalir hingga sekarang.

Debit Air yang Luar Biasa

Sumur Zamzam memiliki kedalaman 42 meter. Salah satu fakta yang membuat banyak orang takjub adalah kapasitas produksi air Zamzam. Sumur ini mampu mengalirkan air hingga sekitar 11-18,5 liter per detik atau sekitar 660 liter per menit atau setara 39.600 liter per jam.

- Advertisement -

Air tersebut didistribusikan ke berbagai titik di dalam Masjidil Haram, bahkan hingga ke luar kota untuk memenuhi kebutuhan jemaah. Meski demikian, volume air di dalam sumur tetap stabil.

Air Zamzam tidak akan pernah kering da airnya tak akan pernah habis. Ibnu Abbas berkata, “Seandainya ia (Siti Hajar) tetap meninggalkannya, maka pasti itu tetap akan ada.”

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa air Zamzam adalah sumber yang kekal sampai hari kiamat. Terdapat riwayat yang menyatakan kelak sebelum hari kiamat, seluruh air akan meresap ke dalam bumi, kecuali Zamzam.

Ad-Dahhak bin Muzahim berkata, “Sesungguhnya Allah SWT akan mengangkat air tawar sebelum kiamat, dan semua air akan meresap selain air Zamzam.”

Penjelasan Ilmiah: Sistem Akuifer yang Kuat

Dikutip dari buku Khasiat Air Zam-zam karya Taufiqurrohman, secara ilmiah, sumur Zamzam terhubung dengan sistem akuifer alami di bawah tanah. Akuifer ini merupakan lapisan batuan yang mampu menyimpan dan mengalirkan air dalam jumlah besar.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sumur Zamzam memiliki kedalaman sekitar 30 meter, airnya berasal dari resapan hujan di pegunungan sekitar Makkah dan struktur batuan di sekitarnya memungkinkan air terus mengalir ke dalam sumur

- Advertisement -

Inilah yang membuat sumur Zamzam memiliki kemampuan “mengisi ulang” secara alami, bahkan saat airnya diambil dalam jumlah besar.

Fakta menarik lainnya adalah sumur Zamzam tidak pernah ditumbuhi lumut. Hasil penelitian sampel air di Eropa dan Saudi menunjukkan bahwa air Zamzam mengandung zat fluorida yang punya daya efektif membunuh kuman.

Badiatul Muchlisin dalam bukunya yang berjudul Mukjizat Penyembuhan Air Zamzam, setiap tahun, jutaan jemaah dari seluruh dunia mengonsumsi air Zamzam. Pada musim haji, jumlah pengguna meningkat drastis. Namun, hingga kini tidak pernah tercatat sumur ini mengalami kekeringan.

Pengelolaan Modern oleh Pemerintah Saudi

Pemerintah Arab Saudi mengelola sumur Zamzam dengan sistem yang sangat modern. Air dipompa, disaring, dan didistribusikan menggunakan teknologi canggih untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga.

Pengujian rutin dilakukan untuk memastikan air tetap higienis dan aman dikonsumsi. Sistem distribusi juga dirancang agar pasokan tetap stabil meskipun pemakaian sangat tinggi.

(RD/DTH)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini