spot_img
Jumat, Juli 19, 2024
spot_img

Kebijakan Ekonomi RI yang Adaptif, Mampu Hadapi Ancaman Krisis Global

KNews.id– Ekonomi Indonesia diperkirakan akan mampu bertahan di tengah ancaman suramnya perekonomian global. Hal ini sejalan dengan pemerintah Indonesia yang memiliki kebijakan moneter dan fiskal yang adaptif.

“Fiskal kita disiplin, dimana tahun depan defisit akan kembali ke 3%,. Sementara negara lain berjibaku dengan tingkat utang yang tinggi. Dengan pengelolaan utang yang relatif baik, dengan kebijakan moneter yang tidak seagresif Amerika. Tambahan postur ekonomi kita sendiri sangat didorong konsumsi rumah tangga,” ujar Ekonom Bank Permata Joshua Pardede, dikutip 13 Oktober 2022.

- Advertisement -

Menurutnya, konsumsi rumah tangga berkontribusi lebih dari 50% dari total PDB Indonesia. Kemudian penopang berikutnya adalah ekspor. “Artinya saat ekonomi dunia melambat, ekspor akan melambat, tetapi fakta kontribusi ekspor tidak besar daripada konsumsi,” ungkap Joshua.

Maka dari itu, hal ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk menjaga konsumsi masyarakat. “Saya kira, asal konsumsi kita tetap terjaga, pemerintah memprioritaskan belanja belanja untuk mendukung daya beli masyarakat, untuk mendukung pelaku UMKM yang notabene adalah backbone ekonomi kita sendiri,” jelasnya.

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini