KNews.id – Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kedewasaan berpolitik yang semakin matang saat menyebut Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) sebagai senior, mentor dan idolanya.
Hal itu disamapaikan pakar komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi dalam menyikapi situasi politik saat ini.
“Dalam beberapa waktu terakhir, pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla begitu ‘menohok’ soal Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Hal ini tidak terlepas dari pelaporan terhadap JK ke kepolisian usai berceramah di Masjid UGM, Yogyakarta,” kata Ari dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat malam, 24 April 2026.
Ia menilai komunikasi politik Gibran ditujukan untuk meredam tensi panasnya politik akhir-akhir ini.
“Dalam teori komunikasi, upaya Gibran seperti ingin memecah spiral keheningan. Dari Elisabeth Noelle Neumann, seorang pakar politik dari Jerman, Gibran sepertinya ingin memecah dominasi arus pendapat umum tentang diri dan keluarganya,” ucap Ari yang juga pengajar komunikasi politik di program pascasarjana pada beberapa perguruan tinggi.
Oleh karena itu, ia memuji pernyataan Gibran yang tenang dan santun dalam menanggapi pertanyaan publik.
“Gibran tidak terpancing dengan pancingan pertanyaan media yang jika ditanggapi dengan emosi justru akan memperuncing suasana politik nasional menjadi semakin panas. Dalam hal ini, Gibran sudah belajar banyak mengenai pola komunikasi yang benar,” tegasnya.
Dalam sepekan terakhir, pernyataan JK soal Presiden ke-7 RI Joko Widodo tengah menjadi sorotan publik. JK menyebut upaya pelaporan dirinya karena pendukung Jokowi atau yang sering disebut dengan “Termul” risau akibat polemik ijazah palsu.
Pro dan kontra semakin memuncak saat pernyataan JK dengan keras menyinggung para Termul dan mengungkap jasa besar soal Jokowi menjadi presiden.
Gibran yang notabene anak Jokowi pun menyebut sosok JK sebagai senior, mentor, dan idolanya.
“Ya baik terima kasih untuk pertanyaannya. Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik. Jadi beliau itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK. Pak JK itu idola saya,” kata Gibran di sela-sela kunjungan kerjanya di Papua Barat Daya, Rabu, 22 April 2026.




