spot_img

Jarang Minum Air Putih saat Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

KNews.id – Jakarta – Jika minum segelas air menjadi salah satu hal pertama yang dilakukan pada pagi hari, kebutuhan cairan harian sudah mulai terpenuhi sejak awal. Setelah berjam-jam tidak mendapatkan asupan cairan selama tidur, minum air putih pada pagi hari dapat membantu mengembalikan cairan tubuh dan memudahkan pemenuhan kebutuhan cairan sepanjang hari.

Namun, apakah melewatkan minum air putih pada pagi hari benar-benar berdampak jika tidak merasa haus saat bangun tidur atau sekadar lupa mengambil segelas air? Dikutip dari laman Health, berikut beberapa hal yang dapat terjadi ketika seseorang tidak minum air pada pagi hari.

- Advertisement -

1. Tubuh Bisa Kekurangan Cairan saat Memulai Hari
Jika seseorang tidur sepanjang malam tanpa bangun untuk minum, kemungkinan ia akan terbangun pada pagi hari dalam keadaan sedikit dehidrasi.

Penelitian menunjukkan bahwa saat tertidur, seseorang dapat kehilangan 400-700 ml air dari tubuh melalui proses seperti bernapas dan berkeringat.

- Advertisement -

Setelah berpuasa semalaman, tidak minum air pada pagi hari bisa mempersulit upaya menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari.

2. Melewatkan Waktu Ideal untuk Memenuhi Kebutuhan Cairan
Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk minum air. Sebab, seiring dimulainya aktivitas sehari-hari, seseorang mungkin akan semakin sulit meluangkan waktu untuk minum air.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, bergantung pada faktor seperti ukuran tubuh, tingkat aktivitas, dan kondisi lingkungan. Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan asupan air sekitar 2-2,7 liter per hari untuk perempuan dewasa dan 2,5-3,7 liter per hari untuk laki-laki dewasa.

Minum air putih sesaat setelah bangun tidur dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan harian. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum air tidak lama setelah bangun tidur cenderung mengonsumsi lebih banyak air sepanjang hari dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

3. Merasa Kurang Waspada
Saat tidak memenuhi kebutuhan cairan pada pagi hari, seseorang mungkin akan merasa kurang waspada dan sulit berkonsentrasi.

Penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi dapat berdampak negatif dalam jangka pendek terhadap konsentrasi dan suasana hati. Bahkan, dehidrasi ringan atau kehilangan cairan tubuh sebesar 1-2 persen yang mungkin terjadi akibat kehilangan cairan semalaman bisa mengganggu kinerja kognitif.

- Advertisement -

4. Olahraga Bisa Terasa Lebih Berat
Bagi yang terbiasa berolahraga pada pagi hari, memenuhi kebutuhan cairan sejak awal hari menjadi hal yang penting.

Dehidrasi dapat memengaruhi performa olahraga dengan meningkatkan rasa lelah dan menurunkan daya tahan tubuh.

Saat tubuh kekurangan cairan, jaringan tubuh menerima lebih sedikit oksigen sehingga dapat memicu kelelahan dan membuat tubuh terasa lesu.

Oleh karena itu, penting untuk minum air sebelum dan selama berolahraga guna menjaga hidrasi serta mendukung performa. Hal ini terutama penting saat melakukan olahraga dalam durasi panjang atau dengan intensitas tinggi.

5. Pencernaan Bisa Terasa Kurang Nyaman
Air berperan penting dalam proses pencernaan, mulai dari membantu makanan bergerak melalui usus hingga menjaga agar buang air besar tetap teratur dan nyaman.

Saat mengalami dehidrasi, masalah pencernaan seperti sembelit lebih mungkin muncul atau memburuk. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama bagi orang yang rentan mengalami sembelit.

6. Lebih Rentan Mengalami Sakit Kepala
Penelitian yang diterbitkan di Springer Nature Link pada 2021 menunjukkan bahwa dehidrasi dapat memicu sakit kepala dan memperburuk gejala pada orang yang memiliki gangguan sakit kepala tertentu.

Bagi orang yang rentan mengalami sakit kepala, minum air putih pada pagi hari dapat menjadi cara sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan berpotensi mengurangi risiko sakit kepala akibat dehidrasi.

Jadi, apakah minum air pada pagi hari merupakan keharusan? Minum air pada pagi hari memang menjadi cara sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi sejak awal hari. Namun, kebiasaan ini bukan keharusan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

Selama seseorang mengonsumsi cukup cairan dan makanan kaya air sepanjang hari, kebutuhan cairan tubuh tetap bisa terpenuhi meski tidak minum air putih sesaat setelah bangun tidur. Hal terpenting untuk mencegah dehidrasi adalah menjaga asupan cairan tetap cukup sepanjang hari, bukan harus minum pada waktu tertentu.

(NS/DTK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini