spot_img

Jangan Sepelekan! Ini Kesalahan Wudhu yang Kerap Terjadi

KNews.id – Jakarta – Wudhu menjadi salah satu syarat sah sholat. Melalui wudhu, seorang muslim membersihkan diri dari hadas kecil sebelum melaksanakan ibadah tertentu seperti sholat, tawaf, dan menyentuh mushaf Al-Qur’an menurut sebagian ulama.

Meski terlihat sederhana, masih banyak orang yang melakukan kesalahan saat berwudhu tanpa disadari. Kesalahan tersebut ada yang hanya mengurangi kesempurnaan wudhu, namun ada pula yang berpotensi menyebabkan wudhu menjadi tidak sah. Hal ini berdampak pada sah atau tidaknya ibadah yang dilakukan setelahnya.

- Advertisement -

Perintah wudhu termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Ma’idah ayat 6,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

- Advertisement -

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Dalam hadits, Rasulullah SAW juga bersabda,

“Allah tidak menerima sholat salah seorang di antara kalian apabila berhadas sampai ia berwudhu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kesalahan Wudhu yang Sering Dilakukan
Berikut beberapa kesalahan yang cukup sering terjadi ketika berwudhu.

1. Air Tidak Sampai ke Sela-Sela Jari

Dikutip dari buku Panduan Ilmu dan Hikmah: Jami’ui-Uium wal Hikam karya Ibnu Rajab, Rasulullah SAW bersabda,

“Sempurnakanlah wudhu dan sela-selailah jari-jari.” (HR Tirmidzi)

- Advertisement -

Karena itu, sela-sela jari hendaknya dipastikan terkena air agar tidak ada bagian yang terlewat.

2. Tidak Membasuh Siku Secara Sempurna

Allah SWT memerintahkan agar tangan dibasuh sampai siku. Namun sebagian orang hanya membasuh lengan bagian bawah tanpa memastikan siku benar-benar terkena air.

3. Tidak Membasuh Mata Kaki

Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah terburu-buru saat membasuh kaki sehingga bagian mata kaki tidak terkena air secara sempurna.

Imam al-Ghazali dalam bukunya yang berjudul Mukasyafatul Qulub, Menyingkap Tabir Hati untuk Mendekati Allah menyebutkan hadits yang menegaskan bahwa Rasulullah SAW pernah memperingatkan, “Celakalah tumit-tumit yang tidak terkena air wudhu dari api neraka.” (HR Bukhari dan Muslim)

4. Terhalang Cat, Lem, atau Bahan Kedap Air

Saat berwudhu, ada kondisi ketika bagian tubuh yang seharusnya terkena air masih tertutup penghalang seperti cat, lem, atau kutek. Kondisi ini dapat membuat wudhu tidak sah jika tidak dihilangkan terlebih dahulu.

5. Terburu-Buru Saat Berwudhu

Rasulullah SAW selalu menyempurnakan wudhunya dan tidak melakukannya secara tergesa-gesa.MBanyak orang berwudhu hanya beberapa detik tanpa memperhatikan apakah seluruh anggota wudhu telah terkena air.

6. Tidak Tertib Sesuai Urutan

Tertib merupakan salah satu rukun wudhu.

Dari Humran, bahwa ‘Utsman RA meminta untuk diambilkan air wudhu. Lalu beliau mencuci kedua telapak tangannya, lalu berkumur-kumur, memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali, lalu membasuh wajahnya tiga kali, mencuci tangan kanan hingga siku tiga kali, dan demikian juga tangan kiri, kemudian mengusap kepala, kemudian mencuci kaki kanan hingga mata kaki sebanyak tiga kali, dan demikian juga kaki kiri, lantas berkata, “Aku melihat Rasulullah SAW berwudhu seperti wudhu yang telah aku lakukan ini.” (Muttafaqun ‘alaih) (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Menyempurnakan Wudhu
Menyempurnakan wudhu memiliki banyak keutamaan sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW bersabda, “Sempurnakanlah wudhu, selingilah sela-sela jarimu, dan masukkan air ke dalam hidungmu dengan sungguh-sungguh kecuali jika engkau dalam keadaan berpuasa.”

Dalam hadits lain dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan wajah, tangan dan kakinya nampak bercahaya karena adanya bekas wudhu. Barangsiapa di antara kalian dapat memperpanjang cahaya tersebut, hendaklah ia melakukannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

(RD/DTN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini