“Ironisnya semua aksi antitesis dari Nabi Muhammad ini dinikmati oleh masyarakat luas dengan dasar “demi menghormati dan mencontoh akhlak Nabi”. Apalagi Habaib yang sedang “naik daun” dengan aksi-aksi antagonis, seringkali diproteksi oleh politisi dan keturunan Arab yang lain. Sehingga aksi oknum Habaib yang seperti ini berkesan “lingkaran industri” yang penuh permakluman dan sangat pragmatis,” pungkasnya. (AHM/SN)
Copyright © KeuanganNews.ID All Rights Reserved




