KNews.id – Jakarta – Pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Rocky Gerung, mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai kritik. Kali ini, kritik datang dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Bayangan, Iman Zanatul Haeri, yang menilai pandangan Rocky berpotensi mengesampingkan persoalan kesejahteraan guru.
Polemik tersebut mencuat setelah Rocky menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar anak, terutama nutrisi, untuk menunjang kualitas pembelajaran. Menurutnya, kesejahteraan guru saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan pendidikan apabila kebutuhan gizi anak belum terpenuhi.
Pernyataan itu kemudian mendapat tanggapan keras dari Iman Zanatul Haeri melalui media sosial pada Senin (12/10/2026).
Rocky Gerung Soroti Pentingnya Nutrisi Anak
Dalam pernyataannya, Rocky Gerung menyoroti hubungan antara pemenuhan kebutuhan gizi anak dan kualitas pembelajaran di sekolah. Ia menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan guru tidak serta-merta menjamin kualitas pendidikan apabila anak-anak belum mendapatkan asupan nutrisi yang memadai.
Pandangan tersebut menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar anak sebagai salah satu aspek penting dalam mendukung proses belajar mengajar.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik. Namun, pernyataan Rocky mengenai hubungan antara kesejahteraan guru dan kebutuhan nutrisi anak justru memunculkan kritik dari pihak yang menyoroti persoalan tenaga pendidik.
Iman Zanatul Haeri Sebut Rocky Gerung Bangkrut secara Pemikiran
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Bayangan, Iman Zanatul Haeri, melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Rocky Gerung.
“Rocky Gerung menyerang guru demi membela MBG,” sindir Iman Zanatul, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube Tribunnews, Senin, 12 Oktober 2026.
Iman menilai Rocky seolah-olah menyerang kepentingan guru demi membela program MBG. Ia bahkan menggunakan ungkapan keras untuk menggambarkan ketidaksetujuannya terhadap pandangan tersebut.
Iman menyebut Rocky Gerung telah “bangkrut secara pemikiran”.
Kritik itu disampaikan melalui media sosial pada Senin (12/10/2026). Iman menyoroti bahwa pembahasan mengenai pemenuhan gizi anak seharusnya tidak membuat persoalan mendasar yang dihadapi guru kehilangan perhatian.
Menurut kritik Iman, kesejahteraan tenaga pendidik tetap menjadi persoalan penting yang perlu diperhitungkan dalam pembicaraan mengenai kualitas pendidikan.
Singgung Guru yang Tak Digaji Berbulan-bulan
Selain mengkritik pandangan Rocky mengenai MBG, Iman Zanatul Haeri juga mempertanyakan nasib guru yang tidak menerima gaji selama berbulan-bulan.
Ia menggunakan kondisi tersebut untuk menyampaikan sindiran mengenai keadaan tenaga pendidik yang masih menghadapi persoalan kesejahteraan. Iman mempertanyakan apa lagi yang dapat diambil dari guru apabila hak mereka untuk mendapatkan penghasilan saja belum terpenuhi.
Dalam sindirannya, ia menyebut bahwa jika tidak ada lagi yang bisa diambil dari guru selain darah mereka, kondisi tersebut seolah-olah menggambarkan guru yang terus menjadi pihak yang dikorbankan.
“Kalau gurunya tidak punya gaji berbulan-bulan? Yang bisa diambil tinggal darahnya aja. Berarti lu ngisap darah guru, Rock,” kata Iman.
Polemik MBG dan Kesejahteraan Guru
Polemik antara pandangan Rocky Gerung dan kritik Iman Zanatul Haeri memperlihatkan adanya perbedaan penekanan dalam melihat persoalan pendidikan.
Di satu sisi, Rocky menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai faktor pendukung keberhasilan pembelajaran. Di sisi lain, Iman mengingatkan agar perhatian terhadap program MBG tidak mengesampingkan persoalan kesejahteraan guru.
Keduanya menyinggung aspek yang berbeda tetapi sama-sama berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan. Pemenuhan nutrisi menjadi salah satu faktor yang mendukung kesiapan anak dalam belajar, sedangkan kesejahteraan guru berkaitan dengan keberlangsungan proses pengajaran.
Meski demikian, kritik Iman terhadap Rocky disampaikan dalam konteks perdebatan mengenai prioritas program dan perhatian terhadap guru.
Pernyataan tersebut kembali menempatkan program MBG dalam perbincangan publik, khususnya mengenai bagaimana kebijakan pemenuhan gizi anak berjalan beriringan dengan upaya memperbaiki kesejahteraan tenaga pendidik.
Perlu dicatat, pernyataan keras Iman merupakan kritik terhadap pandangan Rocky. Adapun pernyataan Rocky yang dibahas dalam video tersebut berfokus pada pentingnya nutrisi anak untuk mendukung kualitas pembelajaran.






