KNews.id – Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur pada 18-22 Mei 2026. Sejumlah saham pun alami koreksi tajam hingga masuk jajaran top losers sepekan atau alami penurunan terbesar.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (23/5/2026), IHSG merosot 8,35% ke posisi 6.162,04 dari pekan lalu di 6.723,32. Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI terpangkas 10,07% menjadi Rp 10.635 triliun dari Rp 11.825 triliun pada pekan lalu.
Di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian pekan ini naik 15,68% menjadi Rp 21,77 triliun dari Rp 18,82 triliun pada pekan lalu. Kenaikan ini juga diikuti rata-rata volume transaksi harian sebesar 2,53% menjadi 36,67 miliar saham dari pekan lalu 35,76 miliar saham.
Saham TPIA merosot 53,49% menjadi Rp 2.000 per saham dari pekan lalu Rp 4.300 per saham.
2.PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
Saham WBSA merosot 50,20% menjadi Rp 630 per saham dari pekan lalu Rp 1.265 per saham.
3.PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Saham DSSA merosot 47,34% menjadi Rp 545 per saham dari pekan lalu Rp 1.035 per saham.
Top Losers Sepekan Lainnya
4.PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
Saham CUAN merosot 39,41% menjadi Rp 515 per saham dari pekan lalu Rp 850 per saham.
5.PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS)
Saham NSSS turun 38,30% menjadi Rp 472 per saham dari pekan lalu Rp 765 per saham.
6.PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
Saham BANK merosot 37,45% menjadi Rp 304 per saham dari pekan lalu Rp 486 per saham.
7.PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA)
Saham MGNA merosot 37,14% menjadi Rp 88 per saham dari pekan lalu Rp 140 per saham.
8.PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
Saham RLCO merosot 34,22% menjadi Rp 2.960 per saham dari pekan lalu Rp 4.500 per saham.
9.PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
Saham BUKK merosot 33,78% menjadi Rp 735 per saham dari pekan lalu Rp 1.110 per saham.
10.PT Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS)
Saham YPAS merosot 32,39% menjadi Rp 595 per saham dari pekan lalu Rp 880 per saham.





