Menurut Andi, Ganjar di semua survei elektabilitasnya stagnan bahkan cenderung turun. Sementara elektabilitas Anies terus naik tajam.
“Semua serangan buzzer gagal. Satu-satunya jalan si bapak turun arena untuk halangi laju Anies,” papar Andi.
Survei pada November 2022 memperlihatkan posisi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang terus melorot dan Anies Baswedan mengalami peningkatan setelah deklrasi pencapresan oleh Partai NasDem.
“Ganjar sedikit turun dibanding bulan September 2022. Anies naik tajam. Pak Prabowo turun tajam,” ujar Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi dalam survei nasional tetap muka yang digelar lembaga survei Indikator yang dirilis secara virtual pada Kamis (1/12).




