“Ini ada orang-orang mempunyai ambisi politik melupakan etika. jadi bicaranya seolah-olah baik tetapi menyudutkan Anies tentu saja saya memberikan pembelaan dengan fakta-fakta. Saya tidak pernah mengkritisi teman di publik, kalau saya mengkritisi ke kupingnya. kalau saya memuji teman di publik,” ungkap Geisz.
Geisz menegaskan perjanjian utang Anies Rp50 miliar ke Sandiaga Uno sudah selesai sesuai kesepakan keduanya. Ini bukan persoalan ikhlas seperti yang diungkapkan Sandiaga Uno.
“Perjanjian utang Anies sudah selesai. Ikhlas tidak ikhlas perjanjian memangg sudah selesai dengan menangnya mereka saat pilkada. Isu ini menjadi peluru buzzer. Jadi catatan, berbeda pendapat dan bertengkar dengan teman harus di ruang tertutup. Ini seperti emak-emak arisan,” papar Geisz. (Ach).




