KNews – Gegara protes ceramah ustaz, seorang jemaah nyaris dikeroyok. Viral beredar di media sosial Twitter detik-detik seorang jemaah nyaris dikeroyok jemaah lain akibat protes terhadap ceramah salah satu ustaz yang dianggap menjelek-jelekkan kepala negara.
Dikutip Hops.ID dari akun Twitter @MurtadhaOne1, belum diketahui lokasi pasti dan kapan tepatnya peristiwa ini terjadi.
Tampak dalam video aksi seorang jemaah yang tiba-tiba berdiri saat si ustaz sedang memberikan ceramahnya. Si pria tadi langsung menyampaikan komplain terhadap isi ceramah yang disampaikan ustaz tersebut karena dinilai menjelekkan kepala negara.
“Kita di sini semua, saya katakan (ada) banyak kepala. Otomatis pola pikirnya juga berbeda,” kata peserta ceramah tadi,” dikutip Selasa 22 Februari 2022.
“Oleh karena itu, kalau menurut saya Pak Ustaz, ketika kita menyampaian dakwah, tak perlu kita menjelek-jelekkan apalagi itu kepala negara,” ujar si pria.
“Saya kalau tidak salah tadi, ada ustaz mengatakan yang namanya kepala keluarga kita kaitkan dengan kepala negara. Kalau kita hari ini menjelek-jelekka kepala negara sendiri, kita semua berpikir kalau ada orang yang menjelek-jelekkan ayahnya itu bagaimana?” lanjutnya.
Belum selesai pria tadi mengeluarkan unek-uneknya, tiba-tiba seorang jemaah di dekatnya langsung berdiri dan berusaha merebut mikrofonnya. Aksi tersebut dibarengi dengan teriakan takbir dari para peserta jemaah lain.
“Allahuakbar! Allahuakbar!”
Jemaah protes ini hampir dikeroyok dan akhinya ditarik mundur dari pendukung ustaz yang sudah termakan emosi.
Selanjutnya, usai suasana sudah mereda, para jemaah langsung kembali duduk tertib untuk mengikuti ceramah ustaz yang sempat diprotes tadi karena ceramahnya.
Dan akhirnya video viral itupun langsu ng diserbu para warganet dengan komentar beragam.
“Sungguh ironis, menyebut nama kebesaran Tuhan tapi berkelakuan seperti itu. Sungguh merekalah yang sesat atas pikiran mereka,” ujar seorang warganet.
“Nyalinya itu lho, top tenan,” puji warganet lain.
“Mereka menistakan ucapan Takbir,” ujar warganet.
“Beda pendapat saja sudah beringas seperti itu apalagi kepada yang berbeda agama/keyakinan..intoleran, Radikalis…” ujar warganet.
“Coba ini di mana letak sikap dewasanya?” ujar warganet. (RKZ/hops)




