spot_img
Rabu, Maret 11, 2026
spot_img
spot_img

Eropa Bersatu, Prancis-Jerman-Inggris Nyatakan Siap Bergabung Hadapi Iran

KNews.id – Jakarta – Prancis, Jerman, dan Inggris menyatakan siap terlibat dalam perang melawan Iran. Trio Eropa itu berdalih perlu mengambil tindakan defensif terhadap Teheran untuk membela sekutu mereka di Timur Tengah yang jadi target serangan Iran.

“Para pemimpin ketiga negara terkejut dengan serangan rudal tanpa pandang bulu dan tidak proporsional yang diluncurkan oleh Iran terhadap negara-negara di kawasan itu, termasuk negara-negara yang tidak terlibat dalam operasi militer awal Amerika Serikat (AS) dan Israel,” bunyi pernyataan bersama ketiga negara Eropa tersebut.

- Advertisement -

“Serangan sembrono Iran telah menargetkan sekutu dekat kami dan mengancam personel militer dan warga sipil kami di seluruh wilayah,” lanjut pernyataan mereka, seperti dikutip AFP, Senin (2/3/2026).

“Kami menyerukan kepada Iran untuk segera menghentikan serangan sembrono ini. Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membela kepentingan kami dan sekutu kami di kawasan tersebut, berpotensi melalui pengaktifan tindakan defensif yang diperlukan dan proporsional untuk menghancurkan kemampuan Iran menembakkan rudal dan drone ke sumbernya,” imbuh mereka.

- Advertisement -

“Kami telah sepakat untuk bekerja sama dengan AS dan sekutu di kawasan tersebut dalam masalah ini.”

Iran telah melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone ke beberapa negara Teluk, dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan pangkalan AS, setelah negara Islam itu dihantam oleh serangan rudal AS-Israel sejak Sabtu.

Serangan Iran telah menghantam pangkalan militer multinasional di dekat Arbil di Irak utara, dan kamp tentara Jerman di timur Yordania, kata juru bicara militer Jerman kepada AFP, membenarkan laporan media.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam serangan Iran.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan serangan skala besar pada hari Minggu, dan ledakan terdengar di Riyadh, Dubai, Abu Dhabi, Doha, Manama, Yerusalem, dan Tel Aviv, dengan layanan penyelamatan Israel melaporkan setidaknya sembilan orang tewas di kota Beit Shemesh.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan pembunuhan Khamenei sebagai “deklarasi perang terhadap Muslim”.

- Advertisement -

“Iran menganggapnya sebagai kewajiban dan haknya yang sah untuk membalas dendam terhadap para pelaku dan dalang kejahatan bersejarah ini,” katanya.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada saluran berita AS, ABC News, pada hari Minggu: “Kami membela diri kami sendiri dengan cara apa pun, dan kami tidak melihat batasan bagi diri kami sendiri untuk membela rakyat kami, untuk melindungi rakyat kami.

(RD/SN)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini