Oleh : Sutoyo Abadi
KNews.id – Jakarta – Dalam QS. Al-Baqarah ayat 45 : Ata`murụnan-nāsa bil-birri wa tansauna anfusakum wa antum tatlụnal-kitāb, a fa lā ta’qilụn ( “Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban)mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?”)
Penjelasan beragam ulama tafsir mengenai makna surat Al-Baqarah ayat 44, dari : Tafsir Al-Muyassar, Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta’dzhim, Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir, Li Yaddabbaru Ayatih / Markaz Tadabbur, Tafsir Al-Wajiz, Tafsir Ash-Shaghir, Tafsir as-Sa’di, Tafsir Ibnu Katsir dll.
Peringatan langsung dari Allah SWT, mengandung makna tafsir sama berupa peringatan Alangkah buruk kondisi kalian dan kondisi ulama kalian ketika kalian memerintahkan manusia untuk berbuat kebaikan, sedangkan kalian meninggalkan, melalupakan dirinya sendiri atau kalian tidak menyadari keburukan perbuatan kalian.
Bisa juga kita bercermin dari sejarah Christiaan Snouck Hurgronje ( nama samaran Abdul Ghofar ( setelah belajar bri Makkah ) seorang orientalis (ahli Timur) Belanda terkenal yang menjadi penasihat penting bagi pemerintah Hindia Belanda dalam urusan keislaman dan kolonial, menyamar menjadi Muslim, kerjanya merancang kebijakan kolonial untuk melemahkan perlawanan Islam di Indonesia.
Jumat 16/01/2026, sesuai janjinya Bung Eggi Sudjana, melepas klarifikasinya terkait kunjungannya ke rumah Jokowi Kamis 08/01/2026, secara meluas telah menimbulkan perdebatan tentang integritasnya yang oleh sebagian halayak telah terpecah, atau terjadi split personality, ( kepribadian ganda ) tidak lagi mampu membedakan mana hak dan batil.
Agak membuat miris dalam klarifikasinya tanpa nama dan tanggal, terkesan justru hanya menjual ayat ayat Al – Qur’an hanya untuk pembenaran membela kekeliruan dirinya.
Apakah ini identik atau sama dengan peringatan Allah SWT pada Al-Qur’an 45 dan apakah ini sama dengan cara – cara yang dilakukan oleh Christiaan Snouck Hurgronje, hanya Enggi Sudjana yang mengetahui sesuai isi niat dan batinnya.
Secara lahiriah Enggi Sudjana seperti sedang terserang penyakit takut mati dan cinta dunia” dalam Islam adalah Al-Wahn (الوهن).
Sesama muslim hanya mengingatkan sebaik Eggi Sudjana berhati hati sukur berhenti menggunakan ayat Al-Qur’an apalagi kalau ilmu tentang memaknai ayat masih sangat terbatas ( ashabul nuzulnya) hanya sekedar mengetahui artinya.
Dalam belantara politik kontemporer di Indonesia ada wabah hampir semua pejabat negara sedang terserang oleh imperiun uang oleh kaum kapitalis hitam, yang sangat membahayakan keutuhan NKRI karena semua penyelenggara negara dapat dibeli lupa amanahnya untuk menjaga kedaulatan negara.
(FHD/NRS)




