spot_img

DPR Minta Pengawasan Ketat Cegah Ikan Sapu-Sapu Jadi Bahan Siomay dan Cilok

KNews.id – Jakarta – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Netty Prasetiyani,  menyampaikan perlunya ada pengawasan di lapangan untuk mencegah penyalahgunaan ikan Sapu-Sapu untuk produk olahan.

Mengutip pemberitaan, Kamis (23/4/2026), ia mengusulkan agar pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, BPOM, serta pemerintah melakukan inspeksi lapangan secara menyeluruh terhadap jajanan dan produk pangan olahan, khususnya di Jakarta.

- Advertisement -

“Perlu ada pengawasan langsung di lapangan, termasuk pengujian sampel makanan dan penelusuran bahan baku. Ini penting untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya yang masuk ke konsumsi masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Netty juga menyoroti  potensi penyalahgunaan ikan tersebut dalam bahan baku olahan pangan, seperti siomay atau cilok oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan, ikan sapu-sapu di perairan tercemar berisiko mengandung logam berat seperti timbal, merkuri, dan kadmium,yang dapat terakumulasi dalam tubuh ikan dan berbahaya jika dikonsumsi.

- Advertisement -

“Ini yang harus diantisipasi secara serius. Kita tidak boleh menunggu sampai ada korban,” tegasnya.

Risiko kesehatan dari paparan logam berat bersifat jangka panjang dan sering tidak terdeteksi sejak awal,” imbuhnya.

Netty pun mengimbau agar masyarakat mewaspadai makanan yang tidak jelas asal usulnya, serta meminta agar pelaku usaha medapatkan pembinaan agar tak menggunakan bahan berisiko.

“Masyarakat perlu lebih waspada terhadap produk makanan yang tidak jelas asal-usulnya. Di sisi lain, pelaku usaha harus diberikan pembinaan agar tidak menggunakan bahan yang berisiko,” imbaunya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) menyatakan telah menyiapkan tim pengawas pedagang siomay berbahan ikan sapu-sapu sebagai pengawasan keamanan pangan terpadu.

“Kami harus bawa tim dari Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) yang betul-betul mengerti makanan ini kandungannya ada ikan sapu-sapu atau tidak,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar.

- Advertisement -

(RD/KPS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini