spot_img
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Dosa Yang Tidak Terampuni Meski Mati Syahid

KNews.id – Jakarta – Mati syahid merupakan dambaan bagi banyak muslim. Karena ada kemuliaan bagi orang yang mati syahid yakni seluruh dosanya akan diampuni oleh Allah SWT kecuali satu dosa. Lantas, dosa apa yang dimaksud?

Mengutip buku Fiqih Sunnah 4 karya Sayyid Sabiq terjemahan Abu Aulia dan Abu Syauqina, mati syahid merupakan kondisi muslim wafat di jalan Allah SWT. Adapun orang-orang yang termasuk golongan mati syahid seperti berikut.

- Advertisement -

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang gugur karena berjuang di jalan Allah mati syahid, orang yang meninggal dalam keadaan taat kepada Allah adalah mati syahid, orang yang meninggal karena penyakit pes juga mati syahid, orang yang meninggal karena sakit perut mati syahid, orang yang tenggelam mati syahid.”

Fahmi Amhar dalam Buku Pintar Calon Haji menyebutkan, orang yang mati syahid maka segala dosanya akan diampuni dan akan masuk surga tanpa hisab. Namun, ternyata ada satu dosa yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT meski mati syahid.

Dikutip dari buku Catatan Harian Wafi Bagian 81-100 karya Wafi Marzuqi Ammar, dosa yang dimaksud ialah dosa berutang. Sebagaimana yang diterangkan dalam sebuah hadits. Dari Abdullah bin Amru bin Ash RA yang menjelaskan sabda Rasulullah SAW,

يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلَّا الدَّيْنَ

- Advertisement -

Artinya: “Orang mati syahid itu diampuni segala dosanya kecuali utang.” (HR Muslim)

Dosa Utang Tidak Akan Terampuni

Abdul Bakir dalam buku Seputar Budak dan Yang Berutang: Seri Hukum Zakat menjelaskan utang memang dapat menjadi penghalang seseorang untuk masuk surga Allah SWT.
Utang meskipun tanpa bunga atau riba tetap akan memberatkan seseorang untuk masuk surga. Sebab, utang yang belum dibayarkan itu urusannya bukan kepada Allah SWT melainkan kepada sesama manusia.

Bahkan, orang yang berutang tetapi enggan untuk melunasinya disamakan dengan orang kufur. Hal itu tercermin dari doa Rasulullah SAW yang ketika berdoa, beliau meminta perlindungan kepada Allah SWT dari kufur dan utang.

Dua buah permintaan yang diucapkan berdampingan disebut memiliki hubungan yang erat. Hal itu pula yang ditanyakan oleh seorang sahabat ketika mendengar lafaz doa Rasulullah SAW yang menyebutkan, “Aku berlindung diri kepada Allah SWT dari kekufuran dan utang.”

Kemudian ada seorang laki-laki bertanya, “Apakah engkau menyamakan kufur dengan utang, Ya Rasulullah?”

Beliau menjawab, “Ya!” (HR Nasa’i dan Hakim)

Kembali merujuk buku Catatan Harian Wafi Bagian 81-100, saking pentingnya untuk membayar utang di dunia, bahkan Rasulullah SAW menganjurkan kepada muslim agar selalu melunasi utang sebelum ajal tiba. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi,

لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقَادَ لِلشَّاةِ الْجَلْحَاءِ مِنَ الشَّاةِ الْقَرْنَاءِ

Artinya: “Sungguh kalian pasti menunaikan hak-hak kepada pemiliknya pada hari kiamat. Hingga dituntut balas (qisas) untuk kambing tidak bertanduk dari kambing bertanduk yang dahulu menanduknya.” (HR Muslim)

Dengan melunasi utang tepat waktu berarti kita tidak menzalimi orang yang memberi pinjaman. Inilah yang diwasiatkan Rasulullah SAW agar tidak muslim tidak saling menzalimi muslim lainnya.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, dia tidak boleh menzalimi saudaranya, tidak boleh menipunya, tidak boleh memperdayanya dan tidak boleh meremehkannya.” (HR Muslim)

Melunasi utang tepat waktu juga termasuk ke dalam kategori orang yang memberi manfaat kepada manusia. Orang yang paling dicintai Allah SWT adalah yang paling bermanfaat. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits,

أَحَبُّ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Orang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR Al Jami’)

Wallahu a’lam.

(Zs/dtk)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini