spot_img

Ditekan Sorotan Media Asing soal Pengangguran, Pemerintah Genjot Program Daerah

KNews.id – Jakarta – Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Noudhy Valdryno, merespons soal sorotan media internasional terhadap angka pengangguran di Indonesia.

Noudhy mengatakan, pemerintah saat ini fokus untuk melakukan sejumlah program penciptaan lapangan kerja.

- Advertisement -

Salah satunya adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kel Merah Putih) yang baru diluncurkan pada Senin (21/7/2025).

“Pemerintah fokus untuk lakukan program-program yang dapat membuka lapangan kerja. Jadi kemarin Pak Presiden baru meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih. Ini sama seperti makan bergizi gratis. Ada lagi pembukaan lapangan kerja yang diproyeksikan akan terjadi,” ujar Noudhy di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

- Advertisement -

“Jadi kita untuk sementara ini fokus mau lakukan program-program sesuai asta cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat Pak Presiden. Dan nanti ini kita harapkan punya multiplayer effect di daerah,” jelasnya.

Selain itu, menurut Noudhy, program prioritas tidak hanya difokuskan di kota besar, melainkan sampai ke pedesaan.

Khusus untuk sarjana yang menganggur, pemerintah memastikan agar program yang ada membuka peluang untuk lulusan pendidikan tinggi dari berbagai jurusan.

“Jadi tidak berarti ketika ada satu orang sarjana pergi ke provinsi, pergi ke daerah, untuk mencari lapangan pekerjaan di bidang pertanian, kita harus memastikan lapangan pekerjaan itu memberi pendapatan yang baik,” ungkap Noudhy.

“Nah, ini tugas negara dan inilah fungsi utama kenapa ada program seperti Koperasi Desa Merah Putih. Supaya di daerah-daerah seluruh Indonesia terjadi pembukaan lapangan kerja yang layak, yang kualitasnya baik,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, media asing Al Jazeera baru-baru ini menyoroti tingginya tingkat pengangguran usia muda di Indonesia.

- Advertisement -

Dalam laporannya pada 18 Juli 2025, Al Jazeera menuliskan cerita seorang sarjana muda asal Sumatera Utara yang menganggur selama dua tahun sejak lulus kuliah.

Anak muda bernama Andreas Hutapea itu diceritakan mengalami kesulitan mencari pekerjaan hingga akhirnya terpaksa pulang kampung saat keuangan mulai menipis.

Di kampung halamannya, Andreas kini membantu kedua orangtuanya berjualan di toko milik keluarga.

Dari kisah Andreas, Al Jazeera kemudian menjelaskan bahwa Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan tingkat pengangguran usia muda tertinggi di Asia.

Dilansir Senin (21/7/2025), sekitar 16 persen dari 44 juta penduduk Indonesia berusia 15-24 tahun berstatus menganggur.

Data yang bersumber dari pemerintah itu menunjukkan bahwa pengangguran usia muda di Indonesia lebih tinggi dua kali lipat dari Vietnam dan Thailand.

Sementara itu, survei yang diterbitkan oleh ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura pada Januari 2025 mengungkapkan, kaum muda Indonesia menunjukkan sikap yang jauh lebih pesimis terhadap perekonomian dan pemerintah dibandingkan rekan-rekan mereka di Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam.

Hanya sekitar 58 persen pemuda Indonesia yang menyatakan optimistis terhadap rencana ekonomi pemerintah.

Sementara, optimisme anak muda di lima negara tetangga Indonesia terhadap pemerintah negaranya rata-rata mencapai 75 persen.

Para ekonom pun menyoroti berbagai faktor penyebab tingginya jumlah anak muda yang menganggur di Indonesia.

Mulai dari undang-undang ketenagakerjaan yang kaku sehingga sulit merekrut tenaga kerja, sampai upah rendah yang tidak menarik tenaga kerja yang cakap.

“Banyak orang memilih untuk berada di luar pasar tenaga kerja daripada harus bekerja dengan gaji di bawah ekspektasi,” ujar Adinova Fauri, ekonom dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia.

“Pekerjaan yang layak juga tidak tersedia secara luas, sehingga orang-orang beralih ke sektor informal, yang memiliki produktivitas dan perlindungan yang lebih rendah,” lanjutnya.

(NS/KMPS)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini