Sementara total aset BUMN mencapai Rp 8.978 triliun pada akhir 2021, setara dengan 53% produk domestik bruto (PDB) Indonesia.
Erick menjelaskan, hasil transformasi BUMN, menunjukkan berbagai kebijakan yang dirumuskan dan upaya yang dilakukan sudah berada pada arah yang tepat. Keberlanjutan transformasi sangat penting bagi BUMN untuk menjalankan perannya sebagai pencipta nilai dan agen pembangunan secara lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan masyarakat.
Keberhasilan transformasi yang dilakukan Kementerian BUMN berdampak positif pada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, dari sisi kinerja, pelayanan dan sumber daya manusia (SDM), BTN terus menunjukkan peningkatan dalam tiga tahun belakangan.
Berbagai kerja sama telah dilakukan Bank BTN dengan BUMN lainnya seperti pembangunan rumah milenial dengan konsep hunian Transit Oriented Development (TOD) yang bersinergi dengan Perumnas, BUMN Karya serta KAI.
“Dengan transformasi dan sinergi yang dilakukan, Bank BTN berhasil meningkatkan kinerjanya,” ujar Haru.




