KNews.id – Jakarta, Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan, menduga ada oknum Partai Demokrat yang membantu Roy Suryo dalam mempersoalkan ijazah mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Dugaan tersebut disampaikan Andi menanggapi pernyataan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman, yang menyinggung soal ijazah palsu saat rapat di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Andi menilai pernyataan atau guyonan yang disampaikan Benny K Harman itu mengarah pada tuduhan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dilakukan oleh Roy Suryo.
“Kita melihat bagaimana anggota Partai Demokrat dari Komisi III DPR Saudara Beni K Harman yang cukup viral mengenai tanggapan atau guyonan beliau mengenai ijasah palsu,” kata Andi di Jakarta pada Sabtu (22/11/2025).
“Dari Pak Arsul Sani yang kemudian menyinggung ijasah palsu, yang kita ketahui menyinggung ijasah palsu yang dilakukan oleh Roy Suryo dituduhkan kepada Pak Jokowi.” Setelah mendengar pernyataan Benny, Azwan mengaku jadi bertanya-tanya apakah Roy Suryo selama ini mendapat bantuan dari oknum-oknum politikus Partai Demokrat dalam mempersoalkan ijazah Jokowi.
“Menimbulkan suatu pertanyaan publik, karena selama ini kita melihat banyak oknum-oknum dari Partai Demokrat yang melakukan suatu pernyataan-pernyataan mengenai ijasah palsu,” ujarnya, dilaporkan Jurnalis Kompas TV Eriel Wira Nata.
“Jadi, kalau kita melihat itu, timbul suatu pertanyaan-pertanyaan publik apakah Roy Suryo selama ini dibantu oleh oknum-oknum dari Partai Demokrat?”
Ia menuturkan pernyataannya tersebut hanyalah sebatas dugaan. Namun demikian, Azwan menambahkan beberapa tokoh yang menyampaikan pernyataan mengenai ijazah palsu rata-rata politikus Partai Demokrat.
“Hanya dugaan, itu menjadi sesuatu pembicaraan di publik, karena kita melihatnya semakin hari semakin kelihatan beberapa tokoh-tokoh baru muncul, dan semuanya rata-rata itu adalah oknum-oknum dari Partai Demokrat,” ujarnya.
Azwan pun menyinggung pernyataan Jokowi yang pernah mengatakan bahwa ada orang besar di balik isu ijazah palsu yang terus bergulir di masyarakat.
“Sehingga kita mengkaji dan menarik benang merah, apa yang pernah dikatakan Pak Jokowi beberapa bulan yang lalu, mengenai ada sosok orang besar di balik permasalahan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan, membantah pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K. Harman saat rapat di DPR ditujukan untuk menyindir Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait tudingan ijazah palsu.
“Bukan, jadi secara tidak langsung bukan Pak Jokowi, tetapi itulah apa yang disampaikan itu yang dilakukan oleh Pak Arsul sani itu, itu merupakan contoh apabila terjadi diskursus di masyarakat, dan itu adalah merupakan hal yang terbaik untuk dilakukan,” kata Syarief (21/11/2025).




