KNews.id – New York, Anggota Dewan Keamanan PBB mengecam serangan Israel terhadap Qatar, dan mendesak semua pihak “memanfaatkan kesempatan untuk perdamaian,” tanpa menyebut nama Israel. Serangan Israel di Doha meningkatkan ketegangan di Timur Tengah seiring genosida rezim Zionis di Jalur Gaza.
“Anggota Dewan Keamanan menyatakan kecaman mereka atas serangan baru-baru ini di Doha, wilayah mediator utama, pada 9 September,” ungkap pernyataan anggota Dewan Keamanan PBB pada Kamis (11/9/2025).
Dewan Keamanan PBB menyampaikan “penyesalan mendalam atas hilangnya nyawa warga sipil.” “Anggota Dewan menggarisbawahi pentingnya de-eskalasi dan menyatakan solidaritas mereka dengan Qatar,” papar pernyataan Dewan Keamanan PBB.
Menekankan dukungan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Qatar, pernyataan tersebut mengatakan, “Anggota Dewan mengingatkan kembali dukungan mereka terhadap peran vital yang terus dimainkan Qatar dalam upaya mediasi di kawasan tersebut, dan bersama Mesir dan Amerika Serikat.”
Pernyataan tersebut menekankan perlunya pembebasan semua sandera di Jalur Gaza dan mengakhiri penderitaan di wilayah tersebut sebagai “prioritas utama” agenda Dewan.
“Sehubungan dengan hal ini, mereka menegaskan kembali pentingnya upaya diplomatik yang sedang berlangsung antara Qatar, Mesir, dan AS, serta menyerukan agar para pihak memanfaatkan peluang perdamaian,” papar dia.
Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan pimpinan Hamas di ibu kota Qatar pada hari Selasa. Lima anggota Hamas dan seorang personel keamanan Qatar tewas dalam serangan tersebut.
Para anggota Dewan juga bertemu pada hari Kamis untuk membahas serangan Israel tersebut dengan partisipasi Perdana Menteri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.




