KNews.id – Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi langsung pernyataan balasan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono terkait pengadaan kapal di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Purbaya beralasan bahwa pernyataan yang memicu debat dengan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono itu sebatas respons ketika dirinya bertanya ke kalangan pengusaha.
“Oh saya enggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuma cek kan ke galangan, ada enggak yang di-order, ya belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana. Mau dibikin kapan saya enggak tahu,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Mantan Deputi di Kemenko Maritim dan Investasi itu pun telah membaca langsung respons dari rekan sekabinetnya itu. Dia mengakui bahwa dana pemesanan kapal itu bisa jadi dari pinjaman luar negeri alias bukan dari pos anggaran APBN.
“Ya udah enggak apa-apa. Yang betul Pak Trenggono, mungkin saya datanya salah. Sebagian katanya uangnya katanya pinjaman, tetapi pinjaman juga nanti kan lewat kami [Kementerian Keuangan] juga kan, tetap aja,” jelasnya.
Purbaya pun berpesan agar ke depannya anggaran yang telah dialokasikan, termasuk untuk pembuatan kapal, agar cepat digunakan.
Sebelumnya, melalui akun Instagram @swtrenggono, Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono menuliskan tanggapannya terhadap pernyataan Menkeu Purbaya di acara Kadin tersebut. Dia menyebut bahwa dana untuk pembangunan kapal bersumber dari pinjaman luar negeri.
“Yth Menteri Keuangan, supaya anda faham dan cerdas, bahwa dana utk pembangunan kapal tsb bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK, coba anda tanya dulu deh sama anak buah anda, bener gak itu uang kapal sudah di kucurkan?,” tulisnya melalui akun @swtrenggono.




