spot_img

Daycare Yogyakarta Ikat Anak demi Keuntungan, Polisi Ungkap Motif Pengelola

KNews.id – Jakarta – Puluhan anak menjadi korban penganiayaan dan penelantaran di daycare Little Aresha di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Mereka diduga diikat menggunakan kain sejak pagi hingga sore hari selama dititipkan oleh orang tua.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia mengungkapkan motif di balik penganiayaan tersebut. Menurutnya, pengasuh daycare kewalahan menangani banyak anak. Sementara itu, pihak pengelola daycare Little Aresha tetap menerima banyak anak demi meraup keuntungan lebih besar.

- Advertisement -

“Motifnya ekonomi. Semakin banyak menerima (anak dititipkan), semakin banyak pula keuntungannya,” ujar Eva Guna, Senin (24/7/2026).

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menambahkan, kondisi daycare tersebut sudah dalam kategori overload. Jumlah pengasuh tidak sebanding dengan banyaknya anak yang dititipkan.

- Advertisement -

Dua Pengasuh Urus 20 Anak

Dalam satu sif, jumlah pengasuh hanya berkisar antara dua hingga empat orang. Sementara itu, satu pengasuh harus menangani tujuh hingga sepuluh anak, kondisi yang dinilai jauh dari ideal.

“Satu sif itu ada yang 2 (pengasuh), ada yang 3, ada yang 4. Artinya seharusnya kan dia membatasi (jumlah anak yang diasuh),” urai Adrian.

“Karena dari keterangan dari wali murid, mereka dijanjikan satu miss (pengasuh) itu dua sampai tiga anak. Tapi kenapa masih menampung terus, berarti kan ini memang ada mencari keuntungan ya,” imbuh Adrian.

Situasi ini membuat para pengasuh kewalahan dalam menjalankan tugasnya. Untuk mengatasi beban kerja yang berlebihan, kepala yayasan dan kepala sekolah justru memerintahkan tindakan yang tidak manusiawi, yakni mengikat anak-anak.

“Dari keterangan pelaku, dua miss itu bisa menghandle sampai dua puluh anak. Mereka (pengasuh) kesulitan melakukan pekerjaan sehingga diperintahkan (ketua yayasan dan kepala sekolah) untuk melakukan perbuatan-perbuatan tak manusiawi tersebut,” tutup Adrian.

(RD/LPT)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini