Nofry menyebutkan, rencana penggunaan dananya, yakni untuk men-support kredit dan bisnis perseroan di tahun 2023 ini.
Sampai dengan akhir tahun 2022 lalu, emiten perbankan berkode saham BBTN ini mampu mencatatkan kredit dan pembiayaan yang tumbuh solid dan menjadi penopang perolehan laba bersih Bank BTN.
- Advertisement -
Laporan keuangan BTN mencatat, kredit dan pembiayaan BTN tumbuh sebesar 8,53% secara tahunan dari Rp 274,83 triliun menjadi Rp 298,28 triliun per 31 Desember 2022.




