spot_img
Senin, Januari 26, 2026
spot_img
spot_img

Cadangan di Bulog Terbesar Sepanjang Sejarah, Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras

KNews.id – Jakarta 8 Januari 2026 –  Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri panen raya di Karawang, Jawa Barat pada Rabu (7/1/2026). Panen raya tersebut menegaskan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dalam waktu satu tahun pemerintahan Prabowo.

“Agendanya sebenarnya adalah (Rabu) besok itu semacam apa ya, penegasan bahwa kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

- Advertisement -

Dia menyampaikan keberhasiilan swasembada beras membuat Indonesia tak lagi melakukan impor beras. Prasetyo menyebut cadangan beras nasional saat ini terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

“Harapan kita itu bisa kita pertahankan, bisa kita tingkatkan. Kita tidak boleh puas meskipun ini adalah pertama kalinya terbesar dalam sejarah kita memiliki cadangan beras di Bulog di tangan pemerintah,” ujarnya.

- Advertisement -

Menurut dia, Presiden Prabowo turut mendorong swasembada di komoditas lainnya segera terealisasi seperti, jagung, bawang ikan, dan telur. Untuk itu, Prabowo meminta Menteri Kelautan dan Perikanan mempercepat pembangunan kampung-kampung nelayan dan membangun atau membuat kurang lebih 1.582 kapal tangkap ikan.

“Kemudian juga Bapak Presiden memberikan penekanan untuk sesegera mungkin kita mengembangkan apa namanya budidaya ikan darat yang ini diharapkan nanti offtaker-nya dari BGN (Badan Gizi Nasional) juga,” jelas Prasetyo.

Prasetyo menuturkan swasembada dibutuhkan agar Indonesia dapat mencukupi sendiri bahan pangan dan karbohidrat yang diperlukan. Dia mencontohkan kebutuhan telur untuk makan bergizi gratis (MBG) mencapai 82 juta butir per hari, dengan hitungan 82 juta penerima manfaat.

“Kalau satu hari saja menunya adalah telur maka dibutuhkan 82 juta butir telur satu hari gitu. Tadi kalau per hari ini kurang lebih ayam yang dibutuhkan hampir mencapai 800-900.000 juta kalau tidak salah, 800 juta ekor ayam yang kita butuhkan untuk memenuhi semua protein. Itu hanya dari kebutuhan MBG,” pungkas Prasetyo.

Bangganya Prabowo Indonesia Swasembada Beras

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku senang Indonesia resmi mencapai swasembada beras pada 31 Desember 2025. Prabowo menyampaikan cadangan beras di gudang-gudang pemerintah tertinggi sepanjang sejarah Indonesia, melampaui era Presiden kedua RI Soeharto.

- Advertisement -

“Alhamdulillah, Desember 31 tahun 2025, waktu 24.00 bisa kita dengan resmi mengatakan di tahun 2025, Republik Indonesia swasembada beras dan saya juga cukup merasa besar hati, bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia pernah di pemerintahan Presiden Soeharto,” kata Prabowo dalam taklimat awal tahun bersama anggota kabinet merah putih di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Dia awalnya menargetkan Indonesia mencapai swasembada beras dalam kurun 4 tahun, namun ternyata bisa teralisasi dalam waktu 1 tahun pemerintahannya. Bahkan, kata Prabowo, cadangan beras nasional saat ini mencapai 3 juta ton.

 

“Kita di puncaknya pernah punya cadangan beras di gudang pemerintah 2 juta ton, hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” jelasnya.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan kerja keras semua pihak. Prabowo menekankan pentingnya swasembada beras di tengah konflik dan perang di berbagai negara sehingga Indonesia memiliki sumber pangan sendiri.

“Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik dimana-mana, di tengah perang dimana-mana sumber impor beras kita tadinya adalah Thailand, dan Kamboja, dan Vietnam sekarang Thailand sama Komboja perang terus setelah perang, negosiasi, senjata-senjata, damai, meletus lagi” tuturnya.

Dorong Swasembada Energi

Dengan tercapainya swasembada beras, Indonesia tidak perlu bergantung dengan negara lain. Setelah beras, Prabowo juga mendorong Indonesia mencapai swasembada energi.

“Dalam keadaan seperti itu, bayangkan amankah kita tergantung impor dari negara yang konflik salah satu sumber makanan kita juga dari India, India perang sama Pakistan saudara-saudara,” ujar dia.

“Kita juga pernah mengalami covid, semua negara pengekspor makanan menutup kita tidak bisa import walaupun kita punya uang dan import berarti devisa kita keluar. Jadi saudara-saudara, pangan dan energi harus kita mandiri, harus kita mandiri,” sambung Prabowo.

(FHD/Lpt)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini