Ternyata, setelah Presiden Jokowi bersama rombongan meninggalnan Belu, alat sprinkle dicopot, sehingga tak ada lagi pasokan air untuk tanaman jagung itu. Bisa jadi, ini proyek memang tipu-tipua atau sekedar pencitraan.
“Air hanya ada saat dia (Jokowi) datang. Setelah pulang tidak ada,” ungkap Maria. (Ade/inlh)




