spot_img
Senin, Januari 26, 2026
spot_img
spot_img

BSI Kejar Izin Kantor Cabang Penuh dari Regulator Dubai

Pertumbuhan laba perseroan diiringi dengan meningkatnya aset BSI yang saat ini mencapai Rp 305,73 triliun, tumbuh 15,24% secara year on year (YoY). Selain itu, juga ditopang oleh pertumbuhan bisnis yang sehat dari segmen ritel dan wholesale serta didukung oleh peningkatan dana murah, kualitas pembiayaan yang baik, efisiensi dan efektivitas biaya dan fee based income (FBI).

Peningkatan laba bersih juga didorong oleh pencapaian kinerja penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp261,49 triliun yang tumbuh 12,11% secara YoY, pembiayaan yang tumbuh 21,26% secara YoY menjadi Rp 207,70 triliun, kualitas pembiayaan yang terjaga baik tecermin dari NPF Gross di level 2,42% serta peningkatan fee based income BSI Mobile mencapai Rp 251 miliar, tumbuh 67% secara YoY.

- Advertisement -

Hingga Desember 2022, total pembiayaan BSI mencapai Rp 207,70 triliun, dengan porsi pembiayaan yang didominasi oleh pembiayaan konsumer sebesar Rp 106,40 triliun, tumbuh 25,94% secara YoY.

Selain itu, pembiayaan wholesale sebesar Rp 57,18 triliun atau tumbuh 15,80% secara YoY dan pembiayaan mikro yang mencapai Rp 18,74 triliun, tumbuh 32,71% secara YoY. (Ach/Ktn)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini