spot_img
Rabu, Juli 17, 2024
spot_img

BSI (BRIS) Dorong Perkembangan Pasar Modal Syariah

KNews.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) merilis pembukaan rekening dana nasabah (RDN) online bank syariah pertama di Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI). Launching ini menandakan BSI berkomitmen kuat untuk mendorong perkembangan pasar modal syariah dalam negeri.

Menurut Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna, kolaborasi dengan Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa Sharia Online Trading System (AB SOTS) ini merupakan salah satu upaya BSI untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan peneterasi keuangan syariah.

- Advertisement -

Menyadari perlunya percepatan pertumbuhan bisnis di pasar modal syariah dan dengan dukungan penuh dari OJK, BEI, KSEI, KPEI dan AB SOTS per 1 Desember 2023 BSI telah mendapatkan persetujuan dari OJK untuk melakukan pembukaan RDN secara online.

“BSI saat ini menjadi bank syariah satu satunya dan pertama yang menyelenggarakan pembukaan RDN secara online, artinya BSI makin mantap untuk ambil bagian pasar keuangan syariah dan siap berkolaborasi bersama perusahaan sekuritas AB SOTS yang saat ini berjumlah 18 Perusahaan Sekuritas dan diharapkan ke depannya terus bertambah seiring meningkatnya jumlah investor pasar modal syariah,” kata Anton di Jakarta, Selasa (16/1/2024).

Melalui peluncuran RDN online, menunjukkan komitmen BSI untuk menjadi solusi mempermudah pembukaan RDN Syariah yang mudah dan cepat bagi para investor pasar modal sehingga dapat membuka peluang untuk ekspansi produk investasi bagi nasabah investor lebih lanjut.

Adapun BSI selama ini telah menawarkan berbagai produk investasi seperti reksadana, bancassurance, surat berharga syariah negara (SBSN), dan lainnya. Langkah signifikan ini termasuk dalam transformasi digital.

- Advertisement -
Hal ini sejalan dengan komitmen BSI untuk membangun dan meningkatkan infrastruktur perbankan, salah satunya melalui digitalisasi rekening tabungan nasabah.

BSI juga telah berfokus pada penyusunan peta jalan khusus untuk ekosistem investasi – pasar modal syariah di mana ke depannya BSI akan menjadi bank yang memiliki izin MPPPE (Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek) yang diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan market share pasar modal syariah secara progressif.

“Kami yakin bahwa kerja sama dengan perusahaan sekuritas AB SOTS akan menjadi solusi bagi para investor yang mencari produk syariah di pasar modal, yang pada akhirnya akan meningkatkan Product Holding Ratio (PHR) nasabah dan mendukung pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BSI secara sustain,”  ujar Anton.

Dengan digitalisasi dan integrasi sistem dengan serusahaan sekuritas, BSI menargetkan dapat mengakuisisi dua kali lipat dari jumlah investor syariah yang telah menjadi nasabah RDN BSI saat ini di tahun 2024.

Hal tersebut pastinya tidak terlepas dari kondisi pertumbuhan bisnis yang telah dilakukan BSI selama tahun 2023 di mana per September 2023, secara tahunan posisi aset BSI tumbuh 10,94%, pembiayaan tumbuh 14,84%, dan DPK sebesar 9,26%. Serta dukungan kolaborasi dan integrasi dari rekan-rekan perusahaan sekuritas terutama AB SOTS.  (Zs/ID)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini