spot_img
Minggu, Juli 14, 2024
spot_img

Bersama Bank BNI, Masyarakat Antusias Ikuti Gelaran Pasar Tani Agro Ceria Edisi Juli

KNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) kembali menggelar Pasar Tani Agroceria. Dimana acara tersebut digelar di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Metro, pada Jum’at pagi (05/07/2024).

Pasar yang dibuka sekitar pukul 06.30 WIB tersebut langsung diserbu masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan pokok, Pasalnya Pasar Tani Agro Ceria tersebut menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

- Advertisement -

Kegiatan Pasar Tani Agroceria merupakan kegiatan rutin yang dikelola oleh Dinas KP3 Kota Metro satu kali dalam sebulan, dengan tujuan sebagai Gerakan Pangan Murah Kota Metro, dalam rangka stabilisasi pasokan harga pangan dan mendukung program Metro Bangga Beli (MB2).

Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman dalam sambutanya mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah kontruksi ekonomi yang efesien untuk mempromosikan program MB2 dimana pelaku UMKM dan beli saling bertemu dan berinteraksi langsung.

“Tagline MB2 ini kita kita rapatkan satu sampai tiga bulan, dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat melalui produk-produk lokalnya hingga di kenal banyak orang,” katanya. Lebih lanjut dengan kolaborasi PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang menyumbangkan CSR berupa balon Gate Agroceria kepada paguyuban Pasar Tani Agroceria, Qomaru berharap hadirnya Bank BNI ini mampu memberikan warna baru dalam mensukseskan Program MB2.

“Dengan adanya kolaborasi antara Bank BNI dengan Pemerintah ini saya yakin kita semua mempunyai visi misi yang sama yaitu mensejahterakan masyarakat Kota Metro dan saya berhap ini bisa menjadi StakHolder yang baik nantinya,” Ucapnya.

- Advertisement -

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, Hery Wiratno dirinya meyakinkan bahawa apa yang di Jual di Pasar Agroceria ini bebas dengan adanya pestisida dan obat obatan kimia, pihaknya juga telah menyiapkan post pengawasan terpadu yang meliputi pengawasan keamanan pangan dengan Rapid tes kit dan pelayanan komunikasi informasi dan edukasi keamanan pangan.

“Insyaallah apa yang dijual disini semua bersih bebas dari obat-obatan sehingga masyarakat tidak perlu kawatir untuk mengkonsumsinya walaupun apa yang di jual disini dibawah harga pasar tapi insyaallah aman dan halal,” katanya.

“Kita juga menggunakan pembayaran melalui Qris digital dimana ini menjadi trobosan sekaligus sosialisasi kepada pelaku UMKM dan pembeli agar memudahkan dalam pembayaran,” sambungnya.

lebih lanjut Eli warga kelurahan Metro Pusat salah satu pedangan bawang mengatakan dengan adanya pasar Agroceria ini dirinya merasa terbantu, selain bisa silaturhami dengan pelaku UMKM yang lain tentunya bisa mendapatkan tambahan penghasilan walaupun dengan harga bersahabat dirinya bisa merauk keuntungan hingga 40% dari modal.

“Sangat mengapresiasi sekali sih dengan adanya kegiatan seperti ini, karena dengan harga yang terjangkau dapat menarik daya beli masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga terutama kami para pelaku UMKM pasti membantu sekali, dan bisa saling silaturahmi dengan pelaku UMKM lainya itu yang penting sih,” katanya.

(Zs/BNI)

Berita Lainnya

Direkomendasikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti

Terpopuler

Terkini