spot_img

Benarkah Orang Meninggal Bisa Mendengar dan Menjawab Salam? Ini Penjelasan Ulama

KNews.id – Jakarta – Pertanyaan di atas pernah disampaikan ke Komite Fatwa Dar Al-Ifta Mesir, tepatnya yakni apakah orang yang sudah meninggal mendengar salam dan menjawab salam yang dilontarkan kerabat, handai tolan, yang masih hidup?

Dalam jawabannya, dikutip dari Masrawy, Rabu (25/6/2026), Komite Fatwa menjelaskan bahwa ketika seseorang meninggal dunia, kematian bukanlah akhir yang mutlak atau ketiadaan tanpa kehidupan.

- Advertisement -

Kematian merupakan perpindahan dari satu kehidupan menuju kehidupan yang lain. Karena itu, orang yang telah wafat tetap memiliki kesadaran terhadap apa yang ada di sekitarnya, dapat merasakan kehadiran orang yang mengunjunginya, dan membalas salam ketika seseorang mengucapkan salam kepadanya.

Komite Fatwa menambahkan dalam keterangan yang dipublikasikan melalui halaman resmi Dar al-Ifta di Facebook bahwa hal tersebut telah ditegaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW

- Advertisement -

Di antaranya adalah hadis mengenai diperlihatkannya amal perbuatan umat kepada Rasulullah SAW serta istighfar beliau untuk umatnya.

عن عبدالله ابن مسعود عن النبي ﷺ قال: إن لله ملائكة سياحين يبلغوني عن أمتي السلام. قال: وقال رسول اللہ ﷺ: حَيَاتِي خَيْرٌ لَكُمْ؛ تُحْدِثُونَ وَيَحْدُثُ لَكُمْ. وَمَمَاتِي خَيْرٌ لَكُمْ؛ تُعْرَضُ عَلَيَّ أَعْمَالُكُمْ: فَمَا رَأَيْتُ مِنْ خَيْرٍ حَمِدْتُ اللهَ، وَمَا رَأَيْتُ مِنْ شَرٍّ اسْتَغْفَرْتُ اللهَ لَكُمْ

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA, dari Nabi SAW, dia berkata, “Sesungguhnya para malaikat berkeliling mereka menyampaikan salam dari umatku.” Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Hidupku adalah kebaikan bagi kalian; kalian melakukan berbagai perkara dan berbagai perkara pun terjadi bagi kalian.

Dan wafatku juga merupakan kebaikan bagi kalian. Amal-amal kalian diperlihatkan kepadaku. Jika aku melihat kebaikan, aku memuji Allah. Dan jika aku melihat k

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Al-Bazzar dalam Musnad-nya dan dinilai sahih oleh sejumlah besar ulama ahli hadis, di antaranya Imam An-Nawawi, Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani, Al-Hafizh As-Suyuthi, serta para ulama lainnya.

Dengan demikian, menurut Komite Fatwa, kehidupan di alam setelah kematian tetap berlangsung dalam bentuk yang berbeda dengan kehidupan dunia.

- Advertisement -

Terdapat sejumlah dalil yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW smengetahui amal umatnya serta memohonkan ampunan kepada Allah SWT bagi mereka.

(RD/RPK)

Berita Lainnya

Ikuti Kami

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
- Advertisement -spot_img

Terkini