KNews.id – Jakarta 22 Januari 2026 – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bakal melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Deputi Gubernur Bank Indonesia pada Jumat pekan ini dan Senin Minggu depan. Pemilihan anggota dewan gubernur ini dilakukan setelah Juda Agung mendadak mundur dari posisi Deputi Gubernur BI.
Masa jabatan Juda belum berakhir sampai 2027. Namun ia melepas jabatannya lewat pengajuan kepada Presiden Prabowo Subianto pekan lalu. “Bapak Juda Agung telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal 13 Januari 2026,” ucap Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso lewat keterangan resmi dikutip Rabu, 21 Januari 2026.
Bank Indonesia tak menyertakan alasan mundurnya Juda. Namun setelah Juda mundur, tiga nama diusulkan sebagai calon penggantinya. Salah satunya keponakan Presiden Prabowo, Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai wakil menteri keuangan.
Dua nama lain adalah Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Solikin M. Juhro dan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono.
Sebelumnya Purbaya sempat merespons pertanyaan wartawan soal kemungkinan Thomas Djiwandono dan Juda Agung bakal bertukar kantor. “Kayaknya switch ya kelihatannya. Kayaknya begitu, switch kelihatannya,” di Gedung DPR, Senin, 19 Januari 2026.
Profil Juda Agung
Mengutip laman resmi Bank Indonesia, Juda Agung lahir di Pontianak pada 1964. Ia menempuh pendidikan di bidang Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987. Juda melanjutkan pendidikannya di University of Birmingham dan mendapatkan gelar Master di bidang Money Banking and Finance pada 1995. Ia juga mendapatkan gelar PhD di bidang Economics dari University of Birmingham pada 1999.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019. Di Bank Indonesia ia menjabat sebagai Asisten Gubernur yang membawahi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial periode 2020-2022.
Juda Agung resmi menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.147/P Tahun 2021 pada 24 Desember 2021. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 6 Januari 2022 dengan masa jabatan sampai 2027.




